Expresi.co — Tahun ini nelayan Bontang tidak saja diterpa badai dan ombak, tapi juga ujian pendapatan. Sebab hasil tangkapan turun signifikan.

Lebih-lebih lagi janji pemerintah untuk bantuan, hanya menjadi pelengkap kesulitan para nelayan.

Seorang nelayan Tanjung Laut, namanya Salim, pun menyampaikan keluh kesah. Dia mengaku belum ada bantuan Pemkot di tengah turunnya hasil tangkapan ikan.

“Terakhir ya tahun kemarin, sekarang tidak ada lagi,” ucapnya saat ditemui Expresi.co, Senin 6 Oktober, 2025.

Salim menceritakan, bahwa sebenarnya kelompok nelayannya sudah mengajukan bantuan kepada Pemkot.

Namun, sayang sekali, sekitar 12 nelayan di dalam kelompok itu belum juga menikmati bantun apapun tahun ini.

Pemkot Bontang biasanya rutin memberi bantuan kepada sekitar 100 kelompok nelayan di setiap tahun.

Tapi, hingga kini Salim mempertanyakan alasan  Pemkot tak kunjung beri bantuan. Padahal nelayan sangat membutuhkan

“Bantuan itu tergantung kebutuhan kita, ada yang jaring, mesin atau kapal,” jelas Salim.

Pemkot Bontang, masih kata Salim, melalui Dinas Perikanan sudah beberapa kali mengadakan rapat dengan para nelayan.

Dalam rapat tersebut mereka membahas mengenai perikanan di Kota Bontang. Tapi, tidak ada hasil yang memuaskan sampai saat ini.

Setiap bertemu dengan nelayan, Pemkot juga belum pernah membahas mengenai penurunan ikan yang drastis.

Kata Salim, hanya penjual ikan di pasar saja lah yang mengetahui kesulitan para nelayan dalam menangkap Ikan. Pemerintah juga hanya merespons biasa saja soal kesulitan ini.

“Responsnya yah begitu-begitu saja,” pungkas Salim.

Redaksi Expresi mencoba melakukan konfirmasi kepada Ahmad Aznem, selaku Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan dan Pertanian Bontang, namun belum ada respons. (*)