KUTIM — Pemkab Kutai Timur (Kutim) memastikan bantuan dana Rp250 juta per RT di seluruh Kutim tetap berjalan.

Pernyataan itu ditegaskan Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman, usai hadiri Rapat Paripurna di DPRD Kutim, Sangatta, Jumat 21 November 2025, malam. “Iya tetap, InsyaAllah,” ucap Ardiansyah.

Rp250 juta per RT ini adalah program unggulan Pemkab Kutim. Bertujuan memberdayakan masyarakat untuk membangun infrastruktur skala kecil, dan tentunya mendukung agenda-agenda sosial.

Upaya memastikan realisasi anggaran RT ini dinilai cukup berani. Alasannya, APBD Kutim 2026 susut setengah. Bahkan, Pemkab Kutim rencananya makin kencang memperkuat RT. Tampak dari kelanjutan program pengadaan fasilitas penunjang.

Seperti program pengadaan motor bagi setiap RT. Katanya dipastikan tetap berjalan sesuai rencana awal.

“Alhamdulillah tetap berjalan untuk motor RT,” tutur politisi PKS itu.

Selain bantuan RT, program strategis lain yang dipastikan berjalan adalah jaminan sosial pekerja rentan. Program tersebut tidak mengalami pemotongan anggaran. Justru cakupannya ditarget lebih luas.

“Bahkan kita akan terus mencapai target 150 ribu orang,” tukasnya.

Program jaminan sosial ini bentuk perlindungan kepada pekerja di sektor informal dan rentan terhadap risiko sosial ekonomi, seperti kecelakaan kerja atau kematian.

Penargetan angka 150 ribu orang tentu saja menunjukkan Pemkab Kutim serius dalam memperluas jaring pengaman sosial. (advertorial)