Expresi.co – Paguyuban Warga Anjuk Ladang (PAWANG) Kota Bontang merayakan Hari Ulang Tahun ke-8 dengan penuh kehangatan dan nuansa budaya di UMKM Center, Bontang Utara, Sabtu (15/11) malam.

Acara ini dihadiri Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Bontang, Sony Suwito Adi Cahyono, yang mewakili Wali Kota Bontang.

Dalam sambutannya, Sony menekankan bahwa peringatan HUT PAWANG bukan sekadar seremoni, melainkan momentum untuk memaknai budaya sebagai pemersatu dan perekat silaturahmi antarwarga.

“Di tengah keragaman etnis, agama, adat, dan budaya di Kota Bontang, saya bangga bahwa kita memilih budaya sebagai titik temu kita bersama. Kota Bontang dibangun dari keberagaman dan harus menjadi contoh persatuan serta gotong-royong,” ujarnya.

Sony mengajak seluruh warga PAWANG untuk memperkuat silaturahmi, menghargai perbedaan, dan bersama-sama membangun kota. Ia menegaskan pentingnya keterlibatan aktif warga dalam kegiatan kebudayaan, sosial, dan pembangunan kota.

“Mari menjadi agen perubahan kecil yang berarti dalam memperkuat nilai kebhinekaan, gotong-royong, dan rasa memiliki terhadap Kota Bontang,” katanya.

Pemerintah daerah, menurut Sony, akan terus hadir dan bersinergi dengan komunitas serta paguyuban lokal untuk mewujudkan Bontang yang sejahtera, berbudaya, dan bersatu.

Acara HUT ke-8 PAWANG dimeriahkan dengan prosesi potong tumpeng yang dipimpin pengurus PAWANG dan disaksikan seluruh tamu. Suasana semakin hangat dengan pagelaran campursari, menegaskan identitas budaya warga Anjuk Ladang di perantauan.

Tampak hadir Ketua PAWANG Supardi, para sesepuh paguyuban, ketua lama Achmad Bajuri, Pengurus Ikapakarti, dan para ketua paguyuban. Peringatan HUT ini menegaskan peran PAWANG sebagai jembatan budaya dan pemersatu masyarakat, sekaligus memperkuat kebersamaan dalam keberagaman Kota Bontang. (ADV)