EXPRESI.co, KUKAR – Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kukar, Linda Juniarti, menyampaikan bahwa dalam waktu dekat dirinya akan memasuki masa penting penyelesaian aksi perubahan dalam program pelatihan kepemimpinan di Lembaga Administrasi Negara (LAN).

Ia menegaskan, fokusnya saat ini masih tertuju pada penyusunan laporan akhir aksi perubahan dan persiapan seminar final yang dijadwalkan Juli 2025.

“Saya masih konsentrasi ke aksi perubahan saya, karena minggu depan sudah masuk asrama di LAN. Jadi semua laporan dan administrasi harus sudah siap. Minggu depannya saya seminar akhir,” ungkapnya, Senin (7/7/2025).

Setelah rangkaian kegiatan tersebut rampung, Linda menyampaikan rencana untuk kembali melakukan monitoring dan evaluasi (monev) terhadap sejumlah proyek infrastruktur di wilayah hulu Kukar.

Adapun, beberapa ruas prioritas yang akan ditinjau di antaranya adalah poros Kembang Janggut-Tabang, Kota Bangun-Kenohan, dan Kota Bangun-Muara Wis.

“Insyaallah minggu kedua atau ketiga Juli saya mulai turun lapangan lagi. Sekali jalan, kami tinjau tiga poros strategis itu,” katanya.

Selain itu, dia juga menyinggung kondisi Jalan Bahrudin atau dikenal sebagai Jalan Oloi di Muara Muntai yang mengalami kerusakan berat akibat banjir besar beberapa waktu lalu.

Pasalnya, jalan tersebut kini menjadi perhatian DPU Kukar karena merupakan akses vital yang terputus akibat diterjang aliran air.

“Banjir kemarin membuat sejumlah titik jalan rusak berat, bahkan sempat terputus. Untuk sementara masyarakat melakukan penanganan secara swadaya,” ucapnya.

Linda menegaskan, peninjauan langsung sangat diperlukan untuk menentukan langkah perbaikan jangka pendek dan panjang, khususnya di kawasan rawan bencana.

“Kita di DPU Kukar tetap berkomitmen menanggulangi kerusakan infrastruktur, namun tetap disesuaikan dengan ketersediaan anggaran dan skala prioritas teknis,” tutupnya. (Adv)