Expresi.co – Gelar Teknologi Tepat Guna (TTG) ke-V Kota Bontang Tahun 2025 resmi dibuka oleh Penjabat Sekretaris Daerah Kota Bontang, Akhmad Suharto, di lantai dasar Bontang Citi Mall, Jumat (14/11). Kegiatan ini turut disaksikan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Provinsi Kalimantan Timur, Puguh Harjanto.
Mewakili Wali Kota Bontang, Suharto menegaskan bahwa keberanian mencoba hal baru dan semangat berinovasi menjadi inti dari gelaran TTG.
“Berani mencoba hal baru, dan tidak takut berinovasi. Semangat inilah yang sejalan dengan tujuan Gelar TTG—menumbuhkan keberanian masyarakat untuk menciptakan solusi dari tantangan di sekitar kita dengan teknologi tepat guna,” ujarnya.
Ia menambahkan, Gelar TTG bertujuan mendorong budaya kreativitas serta meningkatkan pemanfaatan teknologi tepat guna untuk produktivitas dan perekonomian masyarakat. Pengenalan teknologi sejak dini kepada pelajar dan masyarakat umum dinilai sebagai investasi penting bagi masa depan Bontang.
Tahun ini, Gelar TTG mengangkat tema “Inovasi Lokal untuk Kemandirian Kota Bontang”, yang menjadi panggilan nyata bagi seluruh elemen masyarakat untuk berkarya dengan teknologi sederhana namun efektif, lahir dari kearifan dan kebutuhan lokal.
“Inovasi lokal adalah kunci menuju kemandirian ekonomi daerah yang berkelanjutan,” ucap Suharto. Ia juga mendorong seluruh peserta untuk berkompetisi sehat, berbagi ilmu, dan menginspirasi sesama inovator.
Kepala DPMPD Provinsi Kaltim, Puguh Harjanto, memberikan apresiasi kepada Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat (DSPM) Kota Bontang atas penyelenggaraan gelaran ini. Menurutnya, kegiatan TTG menjadi langkah strategis memperkuat ekosistem inovasi masyarakat di daerah.
Menurut laporan Kepala Bidang Pemberdayaan Masyarakat DSPM Kota Bontang, Yasur, antusiasme masyarakat meningkat signifikan dengan lebih dari 200 peserta yang mendaftar, mulai dari pelajar hingga masyarakat umum. Mereka memperebutkan trofi dan hadiah bernilai puluhan juta rupiah.
Rangkaian kegiatan TTG dimulai sejak awal November, termasuk Lokakarya TTG pada 6 November di Auditorium 3D, dan penilaian Lomba Posyantek Berprestasi pada 13 November. Puncak kegiatan berlangsung pada 14–15 November di Bontang Citi Mall, menampilkan produk TTG dan produk khas daerah, serta lomba inovasi TTG pelajar dan umum, lomba TTG unggulan, lomba produk khas daerah, kuis Ranking 1 TTG bagi pelajar SMP, presentasi finalis, dan Lomba Yel-Yel Posyantek.
Dengan tingginya partisipasi masyarakat, Gelar TTG ke-V tahun ini kembali menegaskan posisi Bontang sebagai kota yang tumbuh dengan kreativitas, inovasi, dan semangat kemandirian teknologi. (ADV)

Tinggalkan Balasan