EXPRESI.co, Bontang – Ketua DPRD Bontang Andi Faizal Sofyan Hasdam menyambut baik rencana pemerintah menaikkan gaji honorer.
Apalagi rencana ini telah dia suarakan jauh hari sebelum itu diescanakan pemerintah. “Demi kesejahteraan tenaga kerja honorer. Alhamdulillah ini salah satu yang saya suarakan bulan lalu, dan sekarang pemerintah sudah mengakomodir dan saya sangat mendukung,” ungkap Andi Faiz.
Wacana itu menurut Andi Faiz juga selaras dengan kekuatan keuangan fiskal Bontang cukup besar nilainya dan hampir menyentuh diangka Rp 2,3 triliun.
“Jadi usulan penambahan gaji honorer ini sudah tepat,” katanya.
Meski demikian Politisi Partai Golkar ini meminta agar pemerintah melakukan pertimbangan dan analisa yang tepat, agar dikemudian hari tidak menjadi masalah.
“Tapi harus ada dasar pertimbangan dan analisanya mau seperti apa. Apakah yang dinaikkan ini gaji, tunjangan atau uang transportasi,” katanya.
Sementara, Sekretaris Daerah (Sekda) Bontang, Aji Erlynawati mengatakan, Pemerintah Kota Bontang mengkaji soal rencana kenaikan gaji bagi tenaga kerja honorer agar setara dengan setara dengan standar Upah Minimum Kota (UMK) Kota Bontang Rp 3,4 juta perbulan.
Dia bilang, wacana kenaikan gaji setiap tenaga honorer diperkirakan berkisar Rp 200 ribu per orang agar setara dengan standar UMK Bontang. Adapun jumlah tenaga honorer di Lingkup Pemkot Bontang saat ini berkisar 2.233 orang.
Dia menyebut, untuk kebijakan kenaikan gaji ini harus dihitung dengan cermat lebih dulu. Agar tidak ada proses yang dilangkahi dan menimbulkan persoalan dikemudian hari.
“Kita masih menghitung yah finalnya gimana. Kalau memang memungkinkan di APBD Perubahan 2023 ini bisa berjalan dengan kebjikan baru,” ujar Sekda kepada wartawan, Minggu (30/04/2023). (Fn)

Tinggalkan Balasan