EXPRESI.co, SAMARINDA – Gaya hidup sehat melalui olahraga kini menjadi tren positif di tengah masyarakat. Aktivitas fisik tidak lagi dipandang sekadar hobi atau pengisi waktu luang, melainkan kebutuhan rutin untuk menjaga kebugaran tubuh, khususnya saat akhir pekan atau waktu senggang.
Anggota Komisi IV DPRD Kalimantan Timur, Sarkowi V Zahry, turut menyoroti pentingnya membangun budaya olahraga di semua kalangan. Menurutnya, olahraga bukan sekadar rutinitas, melainkan bagian dari gaya hidup sehat yang perlu terus dipupuk, terutama di tengah padatnya aktivitas sehari-hari.
“Dengan berolahraga justru bisa mengeluarkan keringat, zat-zat yang tidak baik itu akan bisa kita hilangkan,” ujarnya.
Ia menambahkan, aktivitas olahraga membantu mencegah berbagai penyakit degeneratif seperti kolesterol tinggi, asam urat, dan tekanan darah tidak stabil.
“Ya, menghindari kolesterol, menghindari asam urat dan bisa atur tekanan darah kita. Intinya dengan olahraga itu harapannya kita bisa sehat,” timpalnya.
Sarkowi pun mengutip pepatah populer, “di dalam tubuh yang kuat terdapat jiwa yang kuat,” sebagai pengingat bahwa kesehatan fisik dan mental saling berkaitan. Karena itu, ia mendorong anak-anak muda agar mampu menyeimbangkan kesibukan dengan kebiasaan berolahraga.
“Nah, itu makanya saya sangat mendukung kalau anak-anak muda itu bisa mengutamakan keseimbangan antara aktivitas juga dengan olahraga,” papar Sarkowi.
Namun, ia mengingatkan bahwa intensitas olahraga perlu disesuaikan dengan usia dan kondisi fisik masing-masing individu. Ia mencontohkan, masyarakat usia 40 tahun ke atas perlu lebih cermat memilih jenis dan durasi olahraga.
“Tentu kita harus kita takar. Jangan berolahraga yang terlalu berat kalau usianya 40 tahun ke atas. Bagaimanapun kita punya kapasitas masing-masing orang itu kan berbeda-beda,” katanya.
Tak hanya mendorong aktivitas olahraga secara personal, Sarkowi juga menginisiasi kegiatan bersama masyarakat. Salah satunya adalah rencana penyelenggaraan fun run di kawasan KHDTK Universitas Mulawarman. Menurutnya, kegiatan ini bukan hanya ajang berolahraga, tetapi juga bentuk promosi potensi daerah.
“Jadi melalui olahraga itu kita bisa berwisata, mempromosikan daerah kita, mempromosikan produk kita,” pungkasnya.
Melalui berbagai langkah tersebut, Sarkowi berharap gaya hidup sehat bisa menjadi bagian dari kesadaran kolektif masyarakat Kaltim, dari generasi muda hingga lansia. (Adv/DPRD Kaltim/IA)

Tinggalkan Balasan