EXPRESI.co, BONTANG — Dinas pemuda, olahraga, pariwisata, dan ekonomi kreatif (Dispopar-Ekraf) Kota Bontang mengaku belum ada pembahasan ihwal rencana penerapan konsep pada gedung Rumah Kreasi Milenial (RKM) yang kini belum terpakai di kawasan HOP 1, Kelurahan Satimpo.

Status gedung RKM sendiri masih berada di bawah tanggung jawab Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Rencananya gedung tersebut bakal diserahkan ke Dispopar-Ekraf Bontang setelah perbaikan fasilitas.

“Belum ada pembahasan konsepnya, karena belum serah terima juga,” ungkap Kepala Bidang Ekonomi Kreatif, Doddy Rosdian saat ditemui Expresi di kantor Dispopar-Ekraf, Kamis, 20 November 2025.

Doddy menjelaskan perencanaan konsep RKM sendiri terjadi pada saat masih bergabungnya Ekraf ke dalam bagian Bidang Pariwisata-Ekonomi Kreatif (Parekraf).

Artinya, konsep RKM tidak lahir dari Bidang Ekraf di bawah naungan Doddy yang telah terpisah dengan Bidang Pariwisata.

“RKM itu muncul di bawah bidang Parekraf dulunya bersatu,” bebernya.

Doddy mengatakan perencanaan konsep RKM itu sendiri berangkat dari inisiatif komunitas Bontang Creaive Collaboration (BCC).

Diketahui saat itu BCC aktif dalam mengembangkan kemajuan ekonomi kreatif di Kota Bontang.

Seharusnya, kata sia, peran pemerintah menjadi sentral penting sebagai inisiator dan akselerator dalam melakukan pengembangan kemajuan ekonomi kreatif di Bontang.

“Itu berangkat dari suatu komunitas yang membawa, dan membentuk nama RKM dan BCC,” ujar Doddy.

DPRD Bontang Soroti RKM

Anggota Komisi C DPRD, Muhammad Sahib menyampaikan kondisi RKM sangat memprihatinkan. Karena rusak sebelum dimanfaatkan.

“Belum digunakan sudah bolong plafonnya. Belum dikreasikan, tapi sudah rusak,” ucapnya Senin, 27 Oktober 2025 lalu.

Ibe—sapaannya—mengatakan kondisi RKM yang terbengkalai akibat perencanaan pemerintah kota (Pemkot) sebelumnya tidak matang.

Gedung tersebut telah menelan anggaran rakyat sebesar Rp4,9 miliar yang belum dirasakan manfaatnya.

“Kenapa tidak matang? Ini sudah jadi gedungnya tapi tidak dimanfaatkan sampai rusak seperti ini,” imbuhnya. (Labib)