EXPRESI.co, BONTANG — Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bontang bakal melakukan pengadaan bantuan laptop untuk setiap Posyandu yang kini berjumlah 124. Rencananya menggunakan anggaran perubahan tahun 2025.
Kepala Dinkes Bontang, Bahtiar Mabe menjelaskan proses pengadaan laptop secara bertahap. Mengingat keterbatasan anggaran.
“Saat ini masih dalam proses pengadaan,” ungkapnya usai menghadiri kegiatan Gerakan Posyandu Aktif di Balai Pertemuan Utama (BPU) Kelurahan Kanaan, Kamis, 13 November 2025.
Mabe mengatakan pengadaan tahap pertama saat ini bakal ada 76 laptop. Artinya masih tersisa 48 kelompok Posyandu yang belum mendapatkan bantuan tersebut.
Ia mengaku pengadaan laptop untuk setiap kelompok Posyandu bertujuan mempermudah kinerja laporan administrasi data serta penunjang kegiatan lainnya.
“Agar administrasi Posyandu bisa lancar laporannya,” ucapnya.
Mabe menyebut harga setiap laptop sebesar Rp15 Juta. Artinya ada sekitar Rp 1,1 miliar anggaran yang telah dihabiskan untuk pengadaan laptop posyandu.
Posyandu yang mendapatkan laptop bakal diseleksi sesuai keaktifan masing-masing kelompok dalam kegiatannya.
“Jadi kami harus memilih kelompok Posyandu mana yang aktif,” imbuhnya. (Labib)

Tinggalkan Balasan