EXPRESI.co, BONTANG — Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Bontang ungkap sejumlah faktor yang melatarbelakangi tiga pelajar Bontang memilih pakai sabu.

“Satu kasus disebabkan kondisi keluarga yang tidak harmonis,” Kepala BNN Kota Bontang, Lulyana Ramdani, Rabu 26 November 2025.

Luly, sapaan akrabnya, menilai ketidakstabilan keluarga diduga jadi faktor kuat pemicu penyalahgunaan narkotika di kalangan pelajar.

Keluarga seharusnya jadi pengendali penting yang menentukan arah tumbuh kembang seorang pelajar.

Keluarga yang tidak stabil membuat pengawasan terhadap pelajar menjadi celah terjadinya penyalahgunaan narkoba.

Termasuk masalah lingkungan yang tidak sehat, jadi pendorong pelajar konsumsi narkoba. “Dua pelajar lainnya karena pengaruh lingkungan yang tidak sehat. Anak-anak mudah terdorong untuk mencoba,” terang Luly.

Dia menekankan penting semua pihak, baik orang tua maupun guru lebih memerhatikan lingkungan pergaulan bebas. Apalagi di era keterbukaan akses yang memungkinkan tidak bisa terkendali.

“Pengawasan orang tua tetap menjadi kunci. Selain itu, Anak perlu ruang aman dan perhatian yang cukup,” imbuhnya.

Sebagai langkah pencegahan, Luly mengaku pihaknya terus menggencarkan sosialisasi dan edukasi ke sekolah maupun masyarakat luas. (Labib)