EXPRESI.co, BONTANG — 6 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang masih kosong pejabatnya.
Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, memastikan seleksi 6 kepala OPD mencapai tahap akhir.
Namanya juga sudah ditetapkan. Tapi masih menunggu persetujuan Badan Kepegawaian Negara (BKN). Pelantikan rencana di Januari 2026.
“Nama finalnya sudah ada. Tinggal menunggu saja,” ungkapnya pada awak media di Auditorium 3D, Senin, 22 Desember 2025.
Keberadaan pejabat definitif bakal menentukan roda pemerintahannya berjalan efektif. Ditambah lagi terkait penyelesaian berbagai persoalan di masing-masing OPD.
“Saya enggak mau prosesnya terlalu lama. Kalau masih Plt terus, banyak kebijakan yang tidak bisa maksimal dijalankan. Kita ingin semuanya definitif supaya masalah-masalah bisa cepat diselesaikan,” tegasnya.
Katanya berkas nama-nama pejabat terpilih telah dikirim ke BKN sekitar satu minggu lalu. Neni mengaku peserta seleksi punya kapasitas dan kompetensi memadai. Ia mengatakan hanya akan memilih pejabat yang sesuai dengan kompetensi OPD terkait.
“Semuanya bagus. Tapi dari yang bagus itu tentu ada yang terbaik,” ujarnya.
Pihaknya saat ini masih memprioritaskan pengisian jabatan strategis OPD yang kosong, termasuk posisi sekretaris dan kepala bidang.
6 OPD yang segera terisi diantaranya; jabatan Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian dan Perdagangan (DKUMPP), Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) dan Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda).
Kekosongan Tiga OPD lainnya; Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Dispopar), Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) dan Kepala Dinas Perhubungan (Dishub)
“Untuk sekda belum ada rencana. Kita selesaikan dulu pengisian jabatan di OPD,” katanya. (Labib)

Tinggalkan Balasan