EXPRESI.co, BONTANG – Sebanyak 1000 siswa SMP di Kota Bontang mendapat pembekalan hukum langsung dari para jaksa. Program edukatif bertajuk Jaksa Masuk Sekolah (JMS) ini digelar selama lima hari, mulai 21 hingga 25 Juli 2025.
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bontang menggandeng Kejaksaan Negeri (Kejari) Bontang untuk menyasar delapan SMP negeri dan swasta dalam kegiatan tersebut.
Pelaksana tugas (Plt) Kepala Disdikbud Bontang, Saparuddin, mengatakan bahwa JMS merupakan upaya membentuk karakter pelajar yang tidak hanya cerdas akademik, tapi juga memiliki kesadaran hukum yang kuat.
“Ini bagian dari ikhtiar kami mencegah perilaku menyimpang di kalangan pelajar. Harapannya, mereka lebih bijak dalam bertindak dan menghindari pelanggaran hukum,” ujarnya, Senin (21/7/2025) kemarin.
Dalam program ini, jaksa dari Kejari Bontang turun langsung ke sekolah sebagai pemateri. Mereka menyampaikan berbagai isu hukum yang relevan dengan remaja, seperti bahaya narkoba, perundungan (bullying), kekerasan, hingga etika menggunakan media sosial.
Tak sekadar ceramah, kegiatan ini juga dikemas interaktif. Siswa diberi ruang untuk bertanya dan berdiskusi langsung dengan aparat hukum.
“Pelajar perlu tahu sejak dini bahwa hukum itu dekat dengan kehidupan mereka. Jangan sampai mereka terjebak pergaulan bebas atau menyalahgunakan teknologi,” ucap salah satu jaksa yang menjadi narasumber. (*/Fn)

Tinggalkan Balasan