EXPRESI.co, SAMARINDA – Wakil Ketua DPRD Kalimantan Timur, Yenni Eviliana, meminta pemerintah daerah bertindak cepat menyikapi indikasi kemunculan kembali kasus COVID-19 di wilayah Kaltim. Ia menilai respons tanggap darurat sangat penting untuk mencegah potensi penyebaran virus lebih luas.

“Langkah pertama adalah evakuasi dan isolasi jika terbukti positif COVID. Jangan tunggu kasus bertambah dulu baru bergerak,” tegas Yenni kepada awak media, Rabu (11/6) lalu.

Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu mengingatkan, keterlambatan penanganan seperti di awal pandemi 2019 bisa menimbulkan krisis kesehatan serius.

“Situasi ini jangan dianggap enteng. Kita pernah belajar dari pengalaman lalu bahwa keterlambatan bisa berakibat fatal,” ujarnya.

Yenni juga mengimbau masyarakat tetap waspada dengan menerapkan protokol kesehatan dasar seperti mencuci tangan, menjaga kebersihan, dan konsumsi vitamin.

“Belum ada kepastian varian virusnya, tapi prinsip kehati-hatian tetap harus dijalankan. Daya tahan tubuh jadi pertahanan pertama,” katanya.

Ia menambahkan bahwa hingga kini sampel pasien masih dalam tahap pemeriksaan laboratorium. Karena itu, ia mendorong Pemerintah Provinsi Kaltim untuk terbuka dan transparan dalam menyampaikan informasi kepada publik.

“Masyarakat butuh kejelasan. Transparansi sangat penting agar tidak muncul kepanikan dan agar langkah pencegahan bisa dilakukan dengan tepat,” tutupnya. (Adv/DPRD Kaltim/IA)