EXPRESI.co, BONTANG — Tangga eskalator di Pasar Taman Rawa Indah (Tamrin) Kota Bontang sering sekali tidak berfungsi. Kadang diam kalau dinaiki.
Fasilitas umum itu sebenarnya jadi pendukung warga agar mereka lebih mudah mengakses Mal Pelayanan Publik (MPP) di lantai 4.
Salah seorang pengunjung MPP, tidak menahan diri melontarkan keluhnya saat bertemu dengan tangga yang sering diam itu.
“Kita harus naik tangga kan jadi buat ngos-ngosan capek pas sampai MPP,” ungkap Nabila pada Senin, 8 Desember 2025.
Menanggapi itu, kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pasar Bontang, Nurfaidah mengaku eskalator memang sudah lama berulang kali diperbaiki. Tapi kembali rusak.
“Sudah sering diperbaiki pihak ketiga, banyak alat yang diganti. Mungkin sudah tidak mencukupi anggarannya,” ungkapnya saat dikonfirmasi Expresi.
Nurfaidah membeberkan fasilitas itu sudah dianggarkan sebanyak Rp100 juta sepanjang tahun 2025. Realisasi pemeliharaan sendiri dilakukan secara bertahap.
Sebetulnya, sambung dia, banyak bagian tertentu eskalator yang sudah tidak berfungsi alias rusak. Makanya butuh diganti alat mesin tertentu dari bagian eskalator.
Eskalator itu sendiri diadakan seiring pembangunan Pasar Tamrin. Eskalator yang lama dinilai memiliki risiko tinggi membuat bagian tertentu rusak.
“Karena kan barang lama, ada aja masalahnya dan perlu diganti,” ujarnya.
Lama Tanpa Pemeliharaan
Nurfaidah mengaku sejak dibangunnya eskalator belum ada pemeliharaan tersendiri. Mengakibatkan bagian mesin semakin banyak tidak berfungsi. Imbasnya kerusakan jadi fatal.
Selain itu, kerusakan fatal membuat anggaran yang baru digelontor belum bisa optimal memelihara dan menjaga fungsi eskalator Pasar Tamrin
“Sebelum saya (menjadi kepala UPT), tidak pernah dianggarkan untuk pemeliharaan, sekalinya rusak menjadi fatal,” imbuhnya. (Labib)

Tinggalkan Balasan