EXPRESI.co, KUTAI KARTANEGARA – Turnamen futsal KNPI Cup 2025 tak hanya menyajikan persaingan sengit di lapangan, tetapi juga memicu meningkatnya aktivitas ekonomi kreatif di sekitar Stadion Aji Imbut.

Diketahui, sejumlah pelaku UMKM dan industri kreatif merasakan lonjakan pengunjung dan penjualan selama gelaran berlangsung.

Kepala Bidang Kepemudaan Dispora Kukar, Derry Wardhana, menegaskan bahwa kegiatan olahraga seperti KNPI Cup membawa dampak ganda yakni pembinaan atlet sekaligus penguatan ekonomi lokal.

Ia menyebut peran pemuda sangat besar dalam menciptakan suasana hidup di area pertandingan.

“Teman-teman pelaku UMKM di lingkungan Stadion Aji Imbut sangat merasakan dampaknya. Pemuda benar-benar berperan sebagai penggerak ekonomi lokal,” ujarnya, Selasa (18/11/2025).

Menurut Derry, banyak anak muda yang memanfaatkan ajang tersebut untuk membuka usaha kuliner, menjual minuman, hingga menawarkan jasa event organizer, penjualan merchandise, dan berbagai produk kreatif lain. Kehadiran mereka membuat atmosfer turnamen semakin semarak.

“Mulai dari EO sampai pembuat merchandise seperti baju, semua hadir. Dampaknya besar sekali. Pemuda harus terus diberi ruang seperti ini,” katanya.

Derry menekankan bahwa penyelenggaraan kegiatan olahraga seharusnya tidak berhenti pada aspek kompetisi.

Ia mendorong agar setiap event mampu merangkul ekosistem kreatif pemuda sehingga manfaatnya semakin luas dan berkelanjutan.

“Event olahraga jangan hanya diselenggarakan seperti biasa. Harus bergandeng dengan dunia kreatif agar lebih berdampak,” tegasnya.

Melihat antusiasme tinggi dan efek pengganda yang muncul, Dispora Kukar kata Derry berkomitmen memperkuat kolaborasi antara sektor olahraga dan ekonomi kreatif.

Derry menyebut KNPI Cup 2025 menjadi bukti bahwa energi pemuda di Kukar tidak hanya melahirkan kompetisi berkualitas, tetapi juga menghidupkan roda ekonomi dan kreativitas masyarakat.(Adv)