EXPRESI.co, BONTANG – Basri Rase kembali mengungkapkan komitmennya untuk menuntaskan banjir yang kerap terjadi di Kelurahan Guntung.

Dalam sosialisasi yang dilakukan Basri Rase di RT 09, Jalan Tari Gantar, Kelurahan Guntung, pada Jumat (27/9/2024), menyampaikan jika kembali terpilih sebagai Wali Kota Bontang, akan menjadikan penanganan banjir sebagai prioritas utama.

“Insyah Allah, jika terpilih kembali, penanganan banjir akan tetap menjadi fokus utama,” kata Basri.

Sebelum cuti kampanye, Basri telah melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi rawan banjir di Kelurahan Guntung, pada Senin (23/9/2024) lalu.

Di lokasi itu, Pemkot Bontang telah melakukan peninggian turap di sekitar Masjid Nurul Huda. Wilayah tersebut sebelumnya menjadi salah satu titik rendah yang menyebabkan air meluap saat hujan deras.

“Tahun ini sudah dilaksanakan peninggian turap karena memang rendah di sekitar Masjid Nurul Huda. Dengan adanya penambahan tinggi turap, volume air yang meluap akan berkurang,” ujarnya.

Basri Rase kembali maju sebagai Calon Wali Kota Bontang menggandeng pengusaha ayam goreng, Chusnul Dhihin. Dengan mengusung tagline Sekali Lagi, Basri-Dhihin menegaskan komitmennya untuk melanjutkan program-program yang sempat tertunda.

Basri menyampaikan, banyak rencana pembangunan yang harus diselesaikan untuk mewujudkan Bontang menjadi lebih baik. Salah satunya melanjtukan program penanganan banjir.

“Saat ini banjir telah ditangani hampir 60 persen, tapi masih ada beberapa wilayah yangterdampak. Ini yang perlu saya lanjutkan,” ucapnya.

Selain penanganan banjir, Basri juga mengungkapkan beberapa program yang akan dilakukan, seperti pengembangan Guntung sebagai kota wisata. Termasuk kelanjutan rencana pembangunan jalan lingkar, peningkatan fasilitas pendidikan dan penyediaan beasiswa serta transportasi gratis bagi pelajar.

“Pembangunan rumah ada Kutai sudah berjalan, jika diberi amanah kembali, saya ingin menjadikan rumah adat di Guntung sebagai destinasi wisata,” kata Basri Rase. (*)