EXPRESI.co, BONTANG — Badan Gizi Nasional (BGN) wilayah Kota Bontang memastikan aktivitas dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) tetap beroperasi di masa libur sekolah.
Ada sedikit perbedaan jumlah penyiapan Makanan Bergizi Gratis (MBG). Pada hari aktif sekolah, SPPG di Bontang rata-rata menyiapkan MBG sekitar 2.000-3.000 ompreng makanan setiap hari.
“Kalau saat liburan ini mungkin cuma 700, ada yang cuman 100,” ungkap Koordinator BGN wilayah Bontang, Surya Dwi Saputra saat dihubungi Expresi, Senin 29 Desember 2025.
Program prioritas Presiden Prabowo Subianto itu mengalami pergeseran fokus sasaran MBG. Peserta didik tidak lagi menjadi prioritas di masa libur sekolah.
Surya mengatakan, saat masa libur sekolah penyajian MBG difokuskan untuk golongan B3, diantaranya ibu menyusui (Busui), ibu hamil (Bumil), dan balita (Non-Paud).
“Saat liburan sekolah seperti ini, kita fokusnya ke penyaluran B3,” ujarnya.
MoU Sekolah dan SPPG
Meskipun libur dan bukan menjadi fokus utama, Surya menegaskan peserta didik masih bisa mendapatkan penyaluran MBG. Pihak Sekolah memiliki pilihan untuk melakukan kesepakatan (MoU) penyaluran MBG dengan SPPG terkait.
Kata dia, BGN Bontang bakal mengatur teknis penyaluran MBG ke sekolah yang telah melakukan kesepakatan selama liburan. Ada sekitar 8 sekolah saja yang melakukan kesepakatan MBG di Kota Bontang.
“Kalau cuti bersama dan liburan sekolah, nanti kita ada MoU dengan sekolah, jadi sifatnya opsional,” tandasnya.
SPPG Bontang Utara Guntung Tak Beroperasi
Kepala SPPG Bontang Utara 1, Rufaidah Safira memastikan dapur mereka tidak beroperasi selama masa libur sekolah.
Alasannya, SPPG Guntung belum melakukan pelayanan untuk B3 di wilayah. Ditambah tidak ada sekolah yang melakukan kesepakatan penyaluran MBG.
“Jadi selama liburan sekolah ini sampai masuk nanti masih libur (dapurnya),” ungkapnya saat dihubungi Expresi, Selasa, 30 Desember 2025.
Rufaidah menjelaskan sebagian dapur yang tidak melakukan pelayanan MBG disebabkan masih dalam renovasi dapur. Diantaranya SPPG Guntung dan SPPP Halal Squere.
“Karena kan belum bisa beraktivitas,” imbuhnya. (Labib)

Tinggalkan Balasan