EXPRESI,co BONTANG – Pemerintah Kota Bontang memaparkan capaian kinerja urusan pemerintahan wajib yang berkaitan dengan pelayanan dasar dengan hasil yang hampir maksimal, baik dari sisi serapan anggaran maupun realisasi kinerja.

Dalam laporan Wali Kota Bontang pada Rapat Paripurna DPRD Bontang terkait penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ), Senin 30 Maret 2025, tercatat sebanyak 41 program dengan 125 kegiatan telah dilaksanakan sepanjang tahun anggaran 2025.

Dari sisi keuangan, pemerintah menetapkan pagu anggaran sebesar Rp1,954 triliun. Hingga akhir periode pelaporan, realisasi anggaran mencapai Rp1,838 triliun atau setara 99,28 persen.

Sementara itu, capaian realisasi kinerja menyentuh angka 97,37 persen, menunjukkan sebagian besar target program berhasil diwujudkan.

Tak hanya angka, pemerintah juga merinci sektor-sektor pelayanan dasar yang menjadi fokus utama pelaksanaan program dan menjadi tulang punggung pelayanan publik yang langsung bersentuhan dengan kebutuhan masyarakat.

“Jadi yang berkaitan dengan pelayan dasar di enam urusan yaitu urusan pendidikan, urusan kesehatan, urusan pekerjaan umum, perumahan rakyat, trantibumlinmas dan urusan sosial,” terang Neni.

Selain itu, kata Neni, dalam urusan pemerintahan wajib yang berkaitan dengan pelayanan dasar juga memiliki 11 program startegis.

Mulai dari penyaluran segaram dan buku gratis, distribusi laptop bagi guru dan siswa, intervensi zero stunting, dan sebagainya.

Neni menegaskan capaian ini merupakan hasil dari sinergi antar perangkat daerah dalam memastikan program berjalan efektif, tepat sasaran, serta memberikan dampak nyata bagi masyarakat. (Sal/adv)