EXPRESI.co, BONTANG – Program pemerintah terkait dana stimulan RT bakal terealisasi awal September 2022. Hal itu disampaikan Sekertaris Daerah (Sekda) Bontang Aji Erlynawaty.
Aji memastikan, akhir Agustus 2022 juknis sudah diterima setiap kelurahan melalui kecamatan.
“Tidak sampai Oktober, pekan depan mungkin sudah diterima oleh kelurahan. Dan kegiatan bisa berjalan diawal September ini,” kata Aji Erlynawaty kepada awak media usai menghadiri kegiatan Auditorium 3D pada Kamis (25/8/2022).
Dia mengatakan, keterlambatan distribusi dana stimulan ke setiap RT disebabkan petunjuk teknis (juknis) mendapat perubahan.
Aji menjelaskan, koreksi itu dilakukan dalam upaya memberikan rasa aman kepada pemerintah dalam proses distribusi uang daerah tersebut.
Ia berharap hasil koreksi juknis dapat segera selesai pada pekan ini. Sehingga pekan depan, petunjuk pelaksanaan teknis dapat didistribusikan.
“Juknis sebenarnya sudah ada. Cuman butuh koreksi lebih dalam lagi,” ujarnya.
Namun, Aji mengaku telah melakukan kordinasi dengan dinas terkait agar juknis segera dirampungkan dan anggaran dapat didistribusikan ke kelurahan.
Lebih lanjut, saat ditanyai soal besaran anggaran yang disiapkan untuk program pemerintah tersebut, Iin tak dapat membeberkan secara rinci. Namun yang jelas besaran stimulan sudah disesuaikan dengan kebutuhan setiap RT.
Ia juga mengingatkan, agar setiap RT tak perlu risau bila dalam proses hingga akhir Desember kegiatan belum selesai. Karena kata dia, dalam proses pengerjaan seperti PMT, Urban Farming, dan UMKM tidak dikejar deadline seperti pekerjaan fisik proyek.
Pasalnya dalam proses nanti, bila kegiatan urban farming belum mendapatkan hasil, maka akan tetap dipantau progres saja pada laporan pertanggungjawaban Desember 2022 nanti.
“Terpenting ada progres dulu dan anggaran sudah didistribusikan,” jelas dia.
Dirinya juga menyakini dengan keberadaan tim pendamping dari Diskop-UKMP, DKP3 dan Diskes Bontang dapat memberikan arahan. Agar dalam proses pengerjaan dapat berlangsung tanpa melanggar aturan yang telah ditetapkan.
“Saya yakin ko dengan tim pendamping. Mereka bisa beri arahan ke setiap RT itu,” tutupnya. (*)

Tinggalkan Balasan