EXPRESI.co, Bontang — Warga Bontang mengeluh terhadap letak Mal Pelayanan Publik (MPP) di pasar Taman Rawa Indah (Tamrin).
Keluhan mereka mulai dari akses yang sulit terjangkau hingga banyaknya gerai pelayanan publik yang tertutup.
Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, mengakui pemanfaatan MPP tetap berjalan. Namun belum maksimal memenuhi pelayanan masyarakat
“Jalan saja tapi memang tidak maksimal,” ungkapnya kepada awak media usai menghadiri acara puncak 16 Hari Anti Kekerasan Terhadap Perempua di Auditorium 3D, Kamis, 4 November 2025.
Bunda–sapaan akrab Neni Moerniaeni–mengatakan sepinya pengunjung MPP adalah hal yang wajar akibat penyelesaian administrasi yang saat ini banyak dilakukan melalui layanan online yang tersedia.
Ia menambahkan biasanya pengunjung yang datang hanya untuk mengumpulkan syarat pengumpulan lembaran fisik adminitrasi tertentu.
“Dimana-mana sudah digitalisasi, pasti lama-lama sepi, tidak mungkin ramai terus,” ujarnya.
Bunda memastikan MPP akan tetap ditempatkan di lantai 5 Pasar Taman Rawa Indah. Kata dia Pemkot akan memperbaiki fasilitas yang dinilai tidak memadai.
Diberitakan sebelumnya, DPMPTSP Kota Bontang telah mengajukan wacara pemindahan MPP ke gedung Dispopar yang dinilai strategis dalam memberikan pelayanan publik.
Tapi, Wali Kota bilang bahwa MPP tetap akan di pasar tersebut. “Untuk sementara masih akan tetap disana (Pasar Rawa Indah),” imbuhnya. (Adv)

Tinggalkan Balasan