EXPRESI.co, BONTANG – Pemerintah Kota Bontang berkomitmen mendukung akses pendidikan tinggi bagi masyarakat, meskipun kondisi keuangan daerah tengah menghadapi tantangan.
Dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kota Bontang tahun 2027, Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, memastikan program beasiswa Uang Kuliah Tunggal (UKT) tetap dilanjutkan pada tahun ini.
“Untuk beasiswa UKT tetap kita lanjutkan. Tahun ini kita anggarkan Rp10 miliar,” ujarnya saat kegiatan yang digelar di Pendopo Rumah Jabatan Wali Kota, Selasa 7 Maret 2026.
Program ini ditujukan untuk membantu mahasiswa asal Bontang dalam memenuhi biaya pendidikan di perguruan tinggi, sekaligus menjadi bagian dari upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) di daerah.
Meski demikian, Neni mengungkapkan bahwa Pemkot Bontang juga berupaya melakukan efisiensi anggaran melalui kolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, khususnya melalui program pendidikan Gratis Pol.
Ia berharap, ke depan pembiayaan UKT mahasiswa dapat sepenuhnya ditanggung oleh pemerintah provinsi, sehingga anggaran daerah dapat dialihkan untuk kebutuhan pembangunan lainnya.
“Syukur-syukur kalau semuanya bisa ditanggung oleh provinsi, dana ini bisa kita gunakan untuk program lain yang juga prioritas,” jelasnya.
Katanya, untuk mendukung hal tersebut, Pemkot Bontang telah menginstruksikan bagian sosial, agar aktif mengawal dan mengusulkan penerima beasiswa UKT daerah agar dapat terakomodasi dalam program Gratis Pol tingkat provinsi.
Ia menilai, hal ini guna menghindari tumpang tindih bantuan sekaligus memastikan lebih banyak mahasiswa mendapatkan dukungan pembiayaan pendidikan.
Meski mengharapkan adanya dukungan penuh dari provinsi, Pemkot Bontang tetap mengalokasikan anggaran beasiswa sebagai bentuk jaminan keberlanjutan program.
Neni menegaskan, program beasiswa UKT bukan sekadar bantuan finansial, tetapi merupakan investasi jangka panjang dalam mencetak generasi unggul yang mampu bersaing di masa depan.
“Kita berharap dengan memberikan beasiswa UKT, kita dapat menciptakan sumber daya manusia yang berdaya saing dan berkontribusi bagi pembangunan daerah,” tandasnya. (Sal/adv)

Tinggalkan Balasan