Pembangunan jembatan besi Tenggarong melestarikan bangunan bersejarah yang mana disampaikan oleh Edi Damansyah selalu Bupati Kukar, sehingga rencana rehabilitasinya belum dilakukan dan sebagai gantinya akan dilakukan pembangunan jembatan baru melintasi Sungai Tenggarong yang berlokasi di lurusan Jl Danau Semayang ke Jl Monumen Barat pada Jumat, 18/04/2035.

“Kami Pemkab Kukar berkomitmen tinggi menjaga historis dan bangunan cagar budaya di Kukar, saya mengapresiasi peran serta masyarakat yang melakukan kontrol akan hal ini. Setelah dilakukan kajian ulang kami tetapkan pergeseran pembangunannya lurus di Jl Danau Semayang ke Jl Monumen Barat,” ucap Edi.

Ia berikan apresiasi Dinas PU Kukar yang telah membuat perencanaan dan mengundang para tokoh masyarakat, budayawan terkait rencana pembangunan jembatan tersebut. Ia optimistis untuk Dinas PU yang mampu membuat infrastruktur yang secara teknis aman dan nyaman untuk masyarakat. Selain itu, Edi meminta agar segera diproses administrasinya dengan cepat, kontraktor juga sudah siap.

“Saya ingin pengerjaannya segera, lebih cepat selesai lebih bagus karena tidak ada proses bongkar membongkar,” jelas Edi.

Ia berharap adanya dukungan dan doa masyarakat agar pembangunan jembatan besi ini  selesai sesuai rencana yang telah tetapkan. Pembangunan jembatan besi jadi upaya dalam merealisasikan usulan masyarakat sekitar yang meminta jembatan penyebrangan ke masjid Agung dan Masjid Jami demi mempermudah akses menuju dua masjid tersebut.

Disamping itu, pembangunan jembatan besi juga dapat menjadi suatu kebutuhan penting karena jumlah kendaraan semakin banyak sehingga alur lalu lintas kurang memadai di jembatan yang sudah ada.

“Sekali lagi saya menegaskan kami terus berkomitmen tetap menjaga adab, adat, situs dan cagar budaya di Kukar. Ini juga merupakan salah satu program Kukar Idaman yakni Kukar berbudaya,” ungkap Edi.

Wiyono selaku Kepala Dinas PU Kukar menyatakan sesuai kajian bahwa Pemkab Kukar harus membuat jembatan baru penghubung jl Kartini dan Jl Panjaitan, karena jembatan yang ada tidak cukup menampung lalu lintas kendaraan yang bertambah. Indikator membuat jembatan itu keamanan dan kenyamanan.

Turut mendampingi dalam pembangunan jembatan besi Bupati Kukar yaknibSekda Kukar Sunggono, Kadis PU Kukar beserta jajaran, sejumlah Kepala Perangkat Daerah, tokoh masyarakat dan warga sekitar.***