EXPRESI.co, BONTANG – Dewan Pengurus Daerah Kerukunan Keluarga Kawanua Bontang (K3B) menggelar pelantikan kepengurusan baru periode 2026-2031, Jumat 28 Maret 2026 di Pendopo Rumah Jabatan Wali Kota Bontang.
Dalam agenda yang mengusung tema “Esa Jalan, Esa Toroan” turut dihadiri Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni, Ketua Komite I DPD RI Andi Sofyan Hasdam, Ketua DPW Kawanua Kaltim, Stenly Mowilos, serta jajaran tokoh masyarakat dan berbagai paguyuban di Kota Bontang.
Dalam sambutannya, Wali Kota Neni Moerniaeni menegaskan pentingnya peran organisasi kemasyarakatan dalam menjaga harmoni dan memperkuat kualitas sumber daya manusia di Bontang.
Ia menekankan bahwa KKK bukan sekadar wadah silaturahmi, tetapi juga mitra strategis pemerintah dalam mendorong transformasi sosial di tengah masyarakat. Ia berharap organisasi ini mampu menjadi teladan dalam menjaga persatuan dan kondusivitas daerah.
“Bontang dibangun dari perbedaan. Perbedaan itu bagaikan mosaik yang disusun sangat indah. Tugas K3B ke depan adalah menjaga toleransi, harmoni, serta membangun sinergi dan kolaborasi dengan Pemerintah Kota Bontang,” ujar Neni.
Neni juga menyampaikan ucapan selamat kepada pengurus yang baru dilantik bawah kepemimpinan Jurico Charles Tumetel.
Katanya, keberadaan paguyuban seperti Kawanua adalah pilar penting dalam meniaga identitas bangsa dan harmoni di Kota Taman.
Selain itu, Neni juga menyoroti pentingnya transformasi sosial di tengah gempuran digitalisasi dan tantangan krisis moral.
la berpesan agar warga Kawanua menjadi contoh dalam membentuk karakter sumber daya manusia (SDM) yang tidak hanya cerdas intelektual, tetapi juga memiliki keseimbangan spiritual dan sosial.
“Kita harus menciptakan SDM yang berdaya saing. Saya minta kerukunan ini menjaga kondisi kita dari krisis moral. Jadilah contoh identitas bangsa yang baik” tandasnya (sal/adv)

Tinggalkan Balasan