EXPRESI.co, BONTANG – Pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bontang nomor urut 3, Najirah dan Muhammad Aswar, bakal memanfaatkan teknologi sebagai pilar utama dalam rencana pembangunan kota Bontang.
Teknologi memiliki peran strategis dalam mempercepat kemajuan kota, meningkatkan efisiensi pelayanan publik, dan mendorong daya saing ekonomi.
Menurut Najirah, pemanfaatan teknologi bukan hanya sebagai alat bantu, tetapi sebagai fondasi yang harus terintegrasi dalam seluruh lini pemerintahan.
“Kita ingin membangun Bontang sebagai kota cerdas, di mana setiap kebijakan dan program dapat dikawal dan dipantau secara digital. Ini penting untuk meningkatkan transparansi dan efektivitas,” ujarnya.
“Bayangkan, masyarakat bisa mengurus perizinan, administrasi, hingga pelayanan kesehatan hanya dari rumah dengan satu platform digital. Ini adalah bentuk komitmen kami untuk memangkas birokrasi dan memberikan pelayanan cepat dan transparan kepada warga,” tambahnya.
Selain pelayanan publik, pasangan ini juga fokus pada pengembangan sektor ekonomi berbasis digital.
Sementara itu, Aswar menjelaskan melalui teknologi, pihaknha ingin mendorong UMKM lokal untuk go digital.
“Dengan memanfaatkan teknologi, kita bisa membuka pasar yang lebih luas untuk produk lokal. Kami akan membuat platform digital khusus untuk UMKM di Bontang agar mereka bisa bersaing secara global,” kata Aswar.
Pasangan ini juga menekankan pentingnya integrasi teknologi dalam pengelolaan sumber daya alam.
“Bontang punya potensi besar di sektor perikanan dan kelautan. Kami akan memanfaatkan teknologi untuk memantau hasil laut dan mengoptimalkan pengelolaannya, sehingga potensi alam ini bisa dimanfaatkan secara berkelanjutan,” paparnya.
Najirah-Aswar percaya dapat membawa Bontang menuju masa depan yang lebih baik.
“Kami ingin Bontang dikenal sebagai kota modern yang mampu memanfaatkan teknologi untuk kesejahteraan warganya,” tutup Aswar. (*)

Tinggalkan Balasan