EXPRESI.co, KUTAI KARTANEGARA – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Pemkab Kukar) kembali menggelar ajang otomotif ekstrem Overland Blukar Season 4, Sabtu (8/11/2025).
Kegiatan tahunan yang diinisiasi Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kukar itu secara resmi dilepas di Halaman Kantor Bupati Kukar oleh Sekretaris Daerah, Sunggono.
Kata Sunggono, Overland Blukar bukan hanya ajang menantang adrenalin, tetapi juga wadah pembentukan karakter, solidaritas, dan sportivitas bagi para pecinta off-road.
“Olahraga ini menuntut keterampilan, ketangguhan mental, strategi, dan yang terpenting adalah rasa persaudaraan atau brotherhood,” ujar Sunggono dalam sambutannya.
Sebagai salah satu agenda unggulan Dispora Kukar, Overland Blukar setiap tahunnya selalu berhasil menarik komunitas off-roader dari berbagai daerah.
Sunggono menekankan, esensi kegiatan ini bukan hanya menguji kemampuan mengendalikan kendaraan di medan sulit, melainkan juga melatih kekompakan dan kepedulian antarpeserta.
“Off-road itu bukan sekadar uji nyali, tapi uji karakter. Di situ peserta belajar kompak, saling menolong, dan menjunjung prinsip no one left behind atau jangan tinggalkan kawan,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan agar seluruh peserta mengutamakan keselamatan. Menurutnya, off-road adalah olahraga berisiko tinggi yang memerlukan disiplin serta kesiapan kendaraan dan perlengkapan pelindung.
“Slogan off-roader sejati adalah ‘pergi untuk pulang’. Berangkat utuh, pulang pun harus utuh dan selamat,” pesannya.
Selain menjadi ajang silaturahmi antarpecinta off-road, Overland Blukar Season 4 juga memiliki nilai strategis dalam promosi pariwisata dan pemberdayaan ekonomi lokal. Jalur yang ditempuh peserta melewati kawasan dengan potensi wisata alam dan budaya khas Kutai Kartanegara.
“Abadikan momen-momen indah dan bagikan di media sosial, agar dunia melihat betapa indahnya Kukar,” ajak Sunggono.
Ia berharap, kegiatan ini mampu memberikan multiplier effect bagi masyarakat setempat. Kehadiran peserta di berbagai titik lintasan diyakini dapat menggerakkan roda ekonomi masyarakat mulai dari warung, bengkel, penginapan, hingga pelaku UMKM yang melayani kebutuhan peserta dan panitia.(Adv)

Tinggalkan Balasan