EXPRESI.co, KUTAI KARTANEGARA – Ketua National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Kabupaten Kutai Kartanegara, Muhammad Bisyron, mendorong agar rencana pembangunan sekretariat baru bagi NPCI dapat direalisasikan pada 2026.

Hingga kini, organisasi yang membina atlet disabilitas tersebut belum memiliki gedung sekretariat sendiri.

Ketiadaan fasilitas ini disebut Bisyron berdampak pada penyusunan administrasi dan laporan pertanggungjawaban.

Ia menilai keberadaan sekretariat akan membuat pengelolaan organisasi jauh lebih tertata dan profesional.

“Kalau nanti sudah ada sekretariat, kami bisa lebih tertata dalam mengelola administrasi dan menyiapkan laporan kegiatan,” ujarnya, Senin (17/11/2025).

Bisyron menyebut Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kukar telah memberikan komitmen untuk merealisasikan pembangunan sekretariat pada 2026.

Ia berharap komitmen tersebut dapat benar-benar diwujudkan demi memaksimalkan layanan pembinaan atlet disabilitas.

Ia juga menegaskan bahwa posisi NPCI dan KONI adalah setara berdasarkan prinsip kelembagaan olahraga, sehingga keduanya idealnya memiliki fasilitas yang sama.

Lebih jauh, Bisyron menyampaikan bahwa sekretariat terpusat sangat penting untuk mendukung proses pelatihan, koordinasi, hingga pemantauan perkembangan atlet.

“Harapan saya, NPCI juga harus punya gedung seperti KONI,” tuturnya.(Adv)