EXPRESI.co, BONTANG – Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) mengeluarkan surat pemberhentian Operasional Sementara Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) pada puluhan titik di Kalimantan Timur (Kaltim).
Di Kota Bontang sendiri, ada 9 dapur yang turut di berhentikan. Masalahnya ada pada Instalasi Pembuangan Air Limbah (IPAL) yang belum sesuai standar.
Imbasnya, sekitar 13.000 penerima manfaat program Makan Bergizi Gratis turut dihentikan, selama 2 minggu lamanya.
Berikut ini rincian 9 SPPG yang dihentikan tersebut:
1. SPPG Bontang Utara Gunung Elai 2 Yayasan Ceria Mandiri Bontang
2. SPPG Bontang Selatan Tanjung Laut Indah Yayasan Langit Biru Borneo
3. SPPG Bontang Selatan Tanjung Laut
Yayasan Pembinaan Pendidikan Islam
4. SPPG Bontang Selatan Berbas Tengah 2
Yayasan Pendidikan Ibnu Abbas Kota Bontang
5. SPPG Bontang Barat Gunung Telihan
Yayasan Pendidikan Ibnu Abbas Kota Bontang
6. SPPG Bontang Utara Bontang Baru 2 Yayasan Pembinaan Pendidikan Islam
7. SPPG Bontang Utara Bontang Baru 3 Yayasan Manunggal Kartika Jaya
8. SPPG Bontang Barat Gunung Telihan 2 Yayasan Tunas Bangsa Dua
9. SPPG Bontang Utara Lok Tuan Yayasan Pengusaha Warteg Bahari Indonesia.
Wali Kota Neni Moerniaeni, menanggapi masalah ini dengan santai.
“Bagus saja distop selama 2 minggu sambil diperbaiki. Tapi ya ada 13.000 yang tidak dapat makanan. Enggak apa-apa mau diapain aturannya dari pusat, bukan aturan pemerintah kota. Kita ikut sajalah,” jelas Neni.
Masalah ini sebetulnya sudah diwanti-wanti Neni, saat meresmikan SPPG yang teranyar.
Ia menyoroti, hanya ada 2 dapur yang memenuhi standar dari 19 dapur yang telah diresmikan.
“Bunda dapat informasi sebagai wali kota, dari 19 dapur baru dua yang memenuhi standar,” ungkap Neni, saat meresmikan SPPG Bontang Lestari, Senin 30 Maret 2026.
Saat itu ia meminta agar SPPG yang belum sesuai standar tersebut segera melakukan perbaikan.
Disamping dirinya juga berharap, agar selama proses pembenahan, 17 dapur yang belum memenuhi standar tidak disuspend (hentikan sementara).
“Saya mohon jangan disuspen ya, tetap jalan ya karena sudah modalnya banyak, tetap jalan sambil tetap diperbaiki,” harapnya. (Sal/adv)

Tinggalkan Balasan