EXPRESI.co, BONTANG – Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni menegaskan masyarakat Kota Bontang akan segera menikmati air bersih bukan air tanah.

Sebagaimana diketahui, belum lama ini Pemerintah Bontang bersama Pemerintah Provinsi Kaltim menjalin kerjasama untuk proyek  Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Regional Indominco yang berasal dari Void (bekas tambang) L13 W1 milik PT Indominco Mandiri.

Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni mengatakan bahwa layanan air bersih tersebut akan dinikmati masyarakat Kota Taman pada Bulan Agustus mendatang.

“Harusnya Agustus sudah jalan,” kata Neni saat ditemui, beberapa waktu lalu.

Senada dengan itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Much. Cholis Edy Prabowo mengatakan Pemerintah Kota Bontang telah menyediakan fasilitas Water Treatment Plant (WTP) dan offtake untuk menyedot air dari Void.

“Lokasinya tepat berada di dekat RSUD Taman Husada Bontang,” kata Edy.

Ia menargetkan fasilitas tersebut rampung pada Juni mendatang. Sehingga uji komisioning dapat segera dilakukan dan air bersih bisa mengalir ke rumah masyarakat secepatnya.

Untuk saat ini, masyarakat Bontang memang sangat bergantung pada penggunaan air tanah.

Adanya void sebagai alternatif juga bisa membatasi eksploitasi berlebihan untuk mencegah penurunan permukaan tanah dan krisis air.

“Proyek ini menjadi salah satu solusi jangka panjang dalam pemenuhan kebutuhan air bersih masyarakat. Melalui kolaborasi lintas daerah dan dukungan dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, kami optimis SPAM Regional Indominco dapat segera beroperasi dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya. (Sal/adv)