EXPRESI.co, SAMARINDA – Dalam upaya mengoptimalkan potensi Ekonomi Kreatif (Ekraf) di Kalimantan Timur, komunitas menjadi pilar utama dalam memberikan dukungan, pelatihan, dan peluang kolaborasi untuk tumbuh dan berkembang.
Kepala Bidang (Kabid) Pengembangan Ekraf Dinas Pariwisata (Dispar) Kalimantan Timur (Kaltim), Awang Khalik mendorong para pelaku ekraf untuk aktif bergabung dalam komunitas sebagai langkah strategis dalam mengembangkan produknya agar dapat dikenal lebih luas.
“Bagi yang pemula atau yang baru terjun ke dunia ekraf, kami sarankan untuk bergabung dengan komunitas,” jelas Awang.
Ia menilai bahwa keberadaan komunitas ekraf dapat memberikan wadah bagi para pelaku industri kreatif untuk berbagi ide dan pengalaman.
“Jika masuk komunitas, mereka bisa saling memberikan masukan kepada sejumlah pelaku ekraf dari masing-masing subsektor. Utamanya, bisa mendapat motivasi dari rekan seperjuangan juga,” ungkapnya.
Selvy seorang pengrajin kriya dari Samarinda, mengatakan saat ini sudah banyak sekali komunitas yang menaungi pelaku ekraf dan UMKM.
“Satu komunitas paling tidak ada 100-an lebih pelaku ekraf di dalamnya,” ungkap Selvy.
Menurutnya, dalam kelompok tersebut terdapat informasi tentang pameran, festival, pelatihan, dan workshop yang bermanfaat bagi seluruh pelaku ekraf di Kaltim.
“Bagi yang baru terjun di dunia ekraf, awalnya bisa gabung ke komunitas dulu, dan masuk grub yang ada. Selanjutnya bisa mengikuti pameran untuk mengenalkan produk mereka,” tandasnya. (Adv)

Tinggalkan Balasan