BONTANG — PT Pupuk Kalimantan Timur (PKT) bersama Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang memulai pembangunan pabrik Soda Ash pertama di Indonesia.

Terletak di Kawasan Industrial Estate (KIE), Kota Bontang. Tidak main-main, dana yang disuntik oleh PKT diperkirakan sebanyak Rp5 triliun. Lahannya sekitar 16 Hektar. Target beroperasi pada Maret 2028 mendatang.

Tentu saja pembangunan pabrik besar ini juga mendatangkan investasi yang besar. Dan tidak kalah penting menuntaskan masalah pengangguran.

Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni dengan semangatnya begitu bangga atas kehadiran pabrik tersebut. Sebab pabrik pertama di Indonesia dan menumbuhkan investasi serta pembangunan jangka panjang.

“Ini tentunya adalah investasi yang besar ya. Sejalan dengan visi kami (bersama Agus Haris) agar Bontang jadi Kota Industri, yang ramah investasi,” ucap Wali Kota belum lama ini.

Dia juga mengaku pihaknya bersama masyarakat Kota Bontang akan selalu berkomitmen mendukung upaya pemerintah pusat dalam melakukan hilirisasi industri.

Sebelumnya, dinas penanaman modal dan pelayanan terpadu satu pintu (DPM-PTSP) Kota Bontang menyatakan bahwa ada banyak industri yang dapat tumbuh dari Soda Ash.

Setidaknya ad 6 industri turunan seperti makanan, tekstil, kaca, kosmetik, deterjen, dan farmasi. Semuanya menggunakan soda ash sebagai bahan utama. Jika industri ini masuk, investor semakin bertambah. Dan lapangan kerja otomatis ikut terbuka.

“Kalau investor masuk, mereka pasti butuh tenaga kerja. Efeknya langsung ke masyarakat,” ungkap pihak DPM-PTSP Bontang.

Diketahui volume impor terus bertambah, mencapai hingga kisaran 1 juta ton soda ash dari berbagai negara. Diharapkan 30 persen kebutuhan nasional Soda Ash ini dapat dipenuhi dari dalam negeri. (Adv)