Expresi, Bontang – Geliat investasi di Kota Bontang terus menunjukkan tren positif. Hingga akhir Triwulan II tahun 2025, tercatat sebanyak 206 pelaku usaha non-UMK telah menjalankan kegiatan di wilayah ini, menandakan membaiknya iklim investasi daerah.

Dari total angka tersebut, 196 di antaranya merupakan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN), sementara 10 lainnya adalah Penanaman Modal Asing (PMA).

Data ini menjadi indikasi kuat bahwa Bontang semakin diminati, baik oleh investor lokal maupun internasional.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Bontang, Muhammad Aspiannur, mengungkapkan optimisme atas capaian ini.

“Tingginya minat investor berusaha di daerah menjadi bukti bahwa iklim investasi di Bontang ini terus membaik,” ucap Aspiannur.

“Kami berupaya memberikan kemudahan perizinan dan pelayanan yang cepat agar para pelaku usaha semakin nyaman berinvestasi di Bontang,” sambungnya.

Lebih lanjut, berdasarkan Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM) periode Triwulan II, dari 90 pelaku usaha yang menyampaikan laporan, 199 di antaranya telah merealisasikan investasinya melalui 1.486 proyek atau kegiatan usaha. Realisasi ini berdampak signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja lokal.

Penyerapan Tenaga Kerja Lokal Jadi Penopang Utama

Salah satu dampak paling nyata dari geliat investasi ini adalah penyerapan tenaga kerja.

Tercatat, penyerapan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) mencapai 712 orang selama Triwulan II.

Seluruh tenaga kerja yang terserap ini berasal dari investasi PMDN, menjadikannya penopang utama pergerakan ekonomi lokal Bontang.

Saat ini, sektor industri pengolahan dan jasa masih menjadi primadona bagi investor untuk menanamkan modalnya.

Aspiannur menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas data investasi. Pemerintah Kota Bontang bersama DPMPTSP terus mendorong pelaku usaha untuk melaporkan realisasi investasinya secara berkala melalui sistem OSS dan LKPM online.

“Hal ini penting untuk memantau pertumbuhan ekonomi daerah secara akurat,” tutupnya, menegaskan komitmen Pemkot Bontang dalam menjaga momentum pertumbuhan ekonomi melalui investasi yang sehat dan berkelanjutan. (Adv)