EXPRESI.co, BONTANG – Partai Golkar belum menentukan sikap terkait siap yang bakal diusung dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) Bontang November mendatang.

Wakil Ketua Pemenangan Pemilu Golkar Bontang Firmansyah Paturungi, mengatakan Golkar akan mengumumkan nama yang akan diusung setelah melakukan survey. Dia bilang, Golkar akan melakukan survey sebanyak dua kali untuk menentukan siapa yang bakal diusung.

“Setelah dilakukan survei pertama dan kedua, baru Golkar umumkan secara utuh siapa yang akan maju,” katanya kepada awak media, Senin (15/4/2023).

Namun, Firmansyah mengungkapkan ada dua nama yang telah disepakati melalui rapat pleno DPD Golkar Bontang. Yakni, Neni Moernaeni dan Andi Faizal Sofyan Hasdam. Neni Moernaeni adalah mantan Wali Kota Bontang Periode 2016/2021, sementara anaknya, Andi Faisal Sofyan Hasdam merupakan Ketua DPRD Bontang dan juga Ketua DPD II Golkar Bontang.

Sementara, hasil Rakorda dan Rapimda Golkar Kalimantan Timur hanya memberikan rekomendasi kepada Neni Moernaeni untuk diusungenjadi Bacalon Wali Kota Bontang.

“Kedua nama itu yang diusung di Pilkada, bulan Mei akan dilakukan survei oleh Golkar Kaltim,” katanya.

Terkait surat rekomendasi dari DPP Partai Golkar yang beredar, dimana hanya ada dua nama yang direkomendasikan yakni Andi Faisal Sofyan Hasdam dan istrinya Shemmy Permata Sari ditepis Firmansyah.

Dia mengatakan, DPP Partai Golkar mengeluarkan surat penugasan kepada dua nama yakni Neni Moerniaeni, dan Andi Faizal Sofyan Hasdam dianggap layak.

“Karena keduanya dianggap layak untuk diusung menjadikan kandidat Calon Walikota Bontang 2024. Apalagi Andi Faiz sangat berprestasi meraih suara terbanyak dan berhasil mengangkat suara Partai Golkar di Kota Bontang dari 5 kursi menjadi 7 kursi di DPRD Kota Bontang dan mempertahankan kemenangan Partai Golkar di Kota Bontang,” sebutnya.

“Intinya, kita menunggu hasil survey yang dilaksanakan oleh DPP siapapun yang diusung kami sebagai kader tentunya siap merebut kemenangan pada pemilihan walikota mendatang,” pungkasnya. (YUB)