EXPRESI.co, SAMARINDA – Komisi IV DPRD Kalimantan Timur menerima kunjungan peserta Pelatihan Kader Pemimpin Muda Daerah (PKPMD/Talena Muda) tingkat provinsi pada Kamis (12/6). Pertemuan ini menjadi bagian dari upaya Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kaltim dalam mendorong penguatan kapasitas generasi muda sebagai agen perubahan pembangunan daerah.
Audiensi berlangsung di ruang Komisi IV DPRD Kaltim, dipimpin oleh Sekretaris Komisi IV, Darlis Pattalongi, bersama jajaran anggota lainnya, termasuk Wakil Ketua Komisi IV, Andi Satya Adi Saputra, dan anggota Komisi IV, seperti Sarkowi V Zahry, Agus Aras, serta Agusriansyah Ridwan.
Dalam sambutannya, Darlis menggarisbawahi bahwa kepemimpinan sejati bermula dari kemampuan untuk memimpin diri sendiri, bukan semata-mata dari jabatan formal. Ia mengajak peserta untuk menanamkan tanggung jawab dan disiplin sebagai pondasi karakter kepemimpinan.
“Menjadi pemimpin bukan hanya soal jabatan, tetapi soal tanggung jawab terhadap diri sendiri dan masyarakat. Jika kita mampu memimpin diri sendiri, maka kita akan lebih siap menjalankan tanggung jawab yang lebih besar,” ujar Darlis.
Pentingnya kesiapan pemuda di tengah arus transformasi Kalimantan Timur turut disampaikan oleh Andi Satya. Ia menekankan bahwa peran pemuda menjadi semakin strategis, terlebih dengan posisi Kaltim sebagai penyangga utama Ibu Kota Negara (IKN).
“Pemuda harus siap beradaptasi dengan perubahan zaman dan menjadi bagian dari proses pembangunan. Program seperti ini tidak hanya membekali keterampilan teknis, tetapi juga membentuk karakter dan etos kerja,” jelasnya.
Kepala Bidang Pengembangan Pemuda Dispora Kaltim, Mardareta, menjelaskan bahwa PKPMD dirancang untuk membentuk generasi muda yang tak hanya memiliki kecakapan profesional, namun juga mampu menghadapi kompleksitas sosial dan tantangan pembangunan daerah dengan pendekatan strategis.
“Kami ingin membentuk pemuda yang tidak hanya kompeten secara profesional, tetapi juga memiliki karakter kepemimpinan yang kuat, mampu beradaptasi dengan perubahan zaman, dan berkontribusi nyata dalam pembangunan serta kesejahteraan masyarakat,” kata Mardareta di hadapan para legislator.
Ia menambahkan, pelatihan yang diberikan mencakup pembinaan karakter, penguatan etos kerja, serta peningkatan wawasan strategis di berbagai sektor—termasuk sosial, ekonomi, dan politik—guna mencetak pemuda yang siap tampil sebagai pemimpin masa depan.
Menutup kegiatan audiensi, DPRD Kaltim menyatakan komitmennya untuk terus mendukung pelatihan kepemimpinan bagi generasi muda dan mendorong agar pembinaan serupa diperluas hingga ke kabupaten/kota.
“Generasi muda yang berintegritas dan berjiwa kepemimpinan akan menjadi pilar penting dalam pembangunan Kaltim ke depan,” tandas Darlis. (Adv/DPRD Kaltim/IA)

Tinggalkan Balasan