EXPRESI.co, KUTAI KARTANEGARA – Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kutai Kartanegara (Kukar) menilai maraknya usaha kopi keliling di Tenggarong sebagai peluang bagi pemuda untuk mengembangkan kreativitas dan memperkuat kemandirian ekonomi.

Fenomena ini disebut mampu membuka ruang usaha baru di sektor perkopian yang tengah berkembang pesat di Tenggarong khususnya.

Kepala Bidang Kepemudaan Dispora Kukar, Dery Wardhana, mengungkapkan bahwa tren kopi keliling tidak hanya menjadi aktivitas ekonomi, tetapi juga terhubung dengan ekosistem komunitas kopi yang aktif menggelar kegiatan edukatif.

Kata dia, setiap bulan, komunitas ini rutin mengadakan kompetisi barista yang digelar berpindah-pindah di berbagai kafe di Tenggarong.

Menurut Dery, komunitas tersebut tidak hanya menyediakan ajang kompetisi semata, tetapi juga menjadi ruang belajar bagi para penjual kopi keliling untuk mendalami pengolahan kopi, pembuatan menu, hingga strategi pemasaran.

Karena itu kata Dery, para pelaku usaha kecil dapat meningkatkan kualitas produk dan memperluas wawasan di bidang perkopian.

Ia menuturkan, kegiatan ini menjadi batu loncatan penting bagi barista lokal agar dapat berkompetisi di tingkat yang lebih tinggi, bahkan hingga skala nasional.

Dispora Kukar, lanjut Dery, mendukung penuh para pelaku usaha kopi keliling selama mereka menggunakan bahan yang memenuhi standar, termasuk penggunaan biji kopi asli dan robusta lokal yang kini semakin mudah diperoleh.

“Oleh karena itu, pelatihan teknik seduh hingga cupping terus kita dorong agar pelaku usaha mampu menghasilkan kopi berkualitas dan memahami karakter rasa biji kopi,” pungkasnya.(Adv)