EXPRESI.co, KUTAI KARTANEGARA – Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) terus menggalakkan pembudayaan olahraga di tengah masyarakat melalui penguatan tiga kategori utama yaitu olahraga tradisional, rekreasi, dan tantangan.

Program ini dirancang untuk meningkatkan partisipasi publik sekaligus menjaga nilai budaya dan sosial yang melekat dalam aktivitas olahraga.

Kepala Bidang Pembudayaan Olahraga Dispora Kukar, Aji Muhammad Ari Junaidi, menyebut bahwa tujuan utama pembudayaan olahraga adalah menggerakkan masyarakat agar terbiasa beraktivitas fisik, baik melalui kegiatan tradisional maupun olahraga modern berbasis komunitas.

“Kita ingin membudayakan olahraga tradisional, rekreasi, maupun tantangan agar masyarakat semakin aktif,” ujarnya.

Dalam kategori olahraga tradisional, Dispora Kukar aktif mendukung pelestarian budaya lokal melalui berbagai ajang di event daerah seperti Erau. Sejumlah cabang tradisional seperti gasing, egrang, blogo, dan asenaga rutin dipertandingkan dengan melibatkan peserta dari kecamatan-kecamatan.

Untuk olahraga rekreasi, Dispora memfasilitasi kegiatan yang diminati masyarakat seperti lomba mancing dan komunitas kicau burung.

Kata dia, aktivitas ini tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga mempererat interaksi sosial antarwarga.

Sementara itu, olahraga tantangan terus berkembang seiring meningkatnya minat komunitas terhadap kegiatan seperti trail dan off road.

Aji Ari bilang, Dispora juga membuka ruang bagi komunitas yang belum memiliki induk organisasi resmi, termasuk kelompok push bike untuk anak usia dini dan komunitas BMX, yang tetap mendapatkan dukungan fasilitas dari pemerintah daerah.

Aji Ari menjelaskan bahwa olahraga tradisional berada di bawah naungan KORMI, sementara cabang olahraga prestasi dinaungi KONI. Meski demikian, Dispora tetap memberikan ruang dan dukungan kepada komunitas olahraga mandiri seperti kelompok senam zumba, senam jantung sehat, dan kegiatan kebugaran lain yang digerakkan masyarakat.

“Mereka punya agenda dan program sendiri, tetapi tetap disupport oleh Pemerintah Kabupaten melalui Dispora Kukar,” tutupnya.(Adv)