EXPESI.co, KUTAI KARTANEGARA – Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kutai Kartanegara (Kukar) berencana merehabilitasi Bumi Perkemahan (Buper) di kawasan Waduk Panji, Tenggarong.
Langkah ini diambil untuk menghidupkan kembali kegiatan kepramukaan yang sempat vakum akibat kondisi fasilitas yang rusak dan tidak layak digunakan.
Kepala Bidang Kepramukaan Dispora Kukar, Nopan Solihin, mengungkapkan bahwa kawasan Waduk Panji selama ini menjadi lokasi utama kegiatan perkemahan dan pelatihan dasar Pramuka. Namun, sudah beberapa tahun terakhir tempat tersebut tak lagi digunakan karena fasilitasnya banyak yang mengalami kerusakan.
“Sudah beberapa tahun terakhir tidak ada kegiatan perkemahan di sana, jadi banyak fasilitas yang rusak,” ujarnya, Rabu (5/11/2025).
Nopan menjelaskan, pengelolaan kawasan Waduk Panji dilakukan secara koordinatif karena status asetnya masih di bawah kewenangan dinas lain. Dispora Kukar, Dinas Pariwisata, dan Kwartir Cabang (Kwarcab) Pramuka Kukar terus berkoordinasi agar rencana rehabilitasi berjalan efektif.
Meski menghadapi keterbatasan sarana, semangat anggota Pramuka Kukar disebut tetap membara. Menurut Nopan, nilai-nilai kemandirian dan kebersamaan menjadi kekuatan utama gerakan kepanduan tersebut.
“Namanya Pramuka itu, mau ada duit atau tidak, tetap semangat. Makan sama-sama, masak indomie pakai nasi pun jadi. Yang penting kebersamaan dan semangatnya tetap hidup,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Kukar di bawah kepemimpinan Bupati Edi Damansyah kala itu, yang dinilainya memiliki perhatian besar terhadap gerakan Pramuka.
Bahkan, kata Nopan, peran Pramuka semakin diakui setelah banyak anggotanya terlibat aktif sebagai relawan pemakaman korban Covid-19. (Adv)

Tinggalkan Balasan