EXPRESI.co, BONTANG – Melalui program “Jemput Bola”, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Bontang menargetkan pemutakhiran elemen data di seluruh kelurahan secara bertahap.

Kepala Disdukcapil Kota Bontang Budiman melalui Analis Kebijakan Ahli Muda Bidang Pendaftaran Penduduk Disdukcapil, Reni Eka Wahyuni mengatakan upaya ini untuk memperbarui data kependudukan masyarakat.

Ia mengimbau, khsusunya bagi warga yang memiliki kesibukan dan tidak bisa hadir di kelurahan saat jam kerja, agar memanfaatkan inovasi digital yang telah disediakan.

“Warga yang terhalang pekerjaan tidak perlu khawatir. Pemutakhiran data atau pengurusan dokumen kependudukan kini bisa diakses kapan saja,” jelasnya dalam keterangan resminya, Selasa 26 Mei 2026.

Yakni melalui aplikasi Pelayanan Online Dokumen Kependudukan dan Pencatatan Sipil atau Pondok Pasilan, yang dapat diakses secara mandiri.

Ia menjelaskan Disdukcapil menyasar pemutakhiran empat elemen data penting di Kartu Keluarga (KK) yang sering kali diabaikan warga, yaitu tingkat pendidikan, golongan darah, pekerjaan, dan status perkawinan.

Pasalnya, banyak data yang belum update. Misalnya anak sudah SMA atau lulus kuliah dan bekerja, tapi di KK statusnya masih SD. Perbedaan ini membuat jarak data kita dengan Dinas Pendidikan menjadi jauh.

“Inilah yang mau kita sinkronkan agar valid,” ucapnya.

Reni Eka Wahyuni mengungkapkan, sudah ada tujuh kelurahan yang selesai didatangi dari total target awal 15 kelurahan.

“Sudab tujuh kelurahan (yang didatang). Besok kita jadwalkan di Kelurahan Berbas Tengah,” jelasnya.

Katanya, sudah ada delapan kelurahan yang dijadwalkan, sementara sisanya masih akan koordinasikan lebih lanjut. (Sal/adv)