EXPRESI.co, KUTIM – Wakil Bupati Kutai Timur sekaligus Ketua Kontingen PORPROV Kutim, Mahyunadi, memimpin langsung Rapat Koordinasi (Rakor) Tahap Satu, persiapan Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) Kalimantan Timur VIII yang digelar di Sekretariat KONI Kutai Timur, Selasa 19 Mei 2026.

‎Rakor tersebut menjadi langkah awal Pemerintah Kabupaten Kutai Timur bersama KONI dalam mematangkan strategi menghadapi PORPROV Kaltim 2026 yang akan berlangsung di Kabupaten Paser pada November mendatang.

‎Dalam arahannya, Wakil Bupati Kutim dan Juga sebagai Ketua Kontingen Kutim, Mahyunadi, menegaskan target Kutai Timur tidak sekadar menjadi peserta, tetapi mampu bersaing di papan atas klasemen perolehan medali.

‎​”Peringkat itu dihitung dari jumlah emas. Kita harus genjot cabor-cabor yang menyediakan banyak medali, seperti Hapkido yang memperebutkan lebih dari 50 medali, atau Aeromodelling dengan 49 medali,” papar Mahyunadi.

‎Ia mengakui tantangan menuju target tiga besar cukup berat jika melihat hasil PORPROV sebelumnya. Pada ajang 2022 lalu, Kutai Timur berada di posisi keempat dengan selisih sekitar 50 medali emas dari peringkat ketiga.

‎Karena itu, menurut Mahyunadi, seluruh pengurus cabor harus mulai menyusun strategi sejak dini, termasuk memetakan cabang olahraga yang berpotensi besar menyumbang medali emas.

‎Selain strategi pertandingan, Mahyunadi juga memastikan perhatian terhadap kebutuhan atlet menjadi prioritas utama tim kontingen. Mulai dari perlengkapan atlet, konsumsi, transportasi hingga akomodasi disebut akan dipersiapkan lebih matang.

‎​”Kutai Timur paling siap secara anggaran saat ini. Namun, daerah lain pasti akan menganggarkan di APBD Perubahan menjelang November nanti. Jadi, kita tidak perlu fokus pada kelemahan lawan, melainkan fokus pada kekuatan kita sendiri,” pungkasnya.

‎Sementara itu, Ketua Umum KONI Kutai Timur, Rudi Hartono, meminta seluruh pengurus cabor aktif membangun komunikasi dengan tim kontingen agar berbagai persoalan teknis dapat diselesaikan lebih awal.

‎​”Hal sekecil apa pun, baik formal maupun nonformal, mari kita diskusikan. Jangan sampai setelah bertanding baru muncul keluhan terkait akomodasi, transportasi, atau konsumsi,” ujar Rudi.

‎Di sisi lain, Kepala Dispora Kutai Timur Basuki Isnawan menyebut pihaknya kini tengah melakukan inventarisasi kebutuhan seluruh kontingen. Dari total 64 cabor yang akan berlaga, sebanyak 36 cabor diundang lebih dahulu pada tahap awal koordinasi.

‎​”Saat ini Dispora telah mengidentifikasi data jumlah kontingen dan kebutuhan dari 24 cabor, dan cabor lainnya akan segera menyusul. Kami meminta pengurus cabor aktif melengkapi data saat diundang karena ini menjadi dasar pemenuhan kebutuhan mereka,” jelas Basuki.

‎Turut hadir dalam kegiatan itu Kepala Dispora Kutai Timur Basuki Isnawan selaku Wakil Ketua Kontingen, Sekretaris Dispora Muhammad Misbahul Choir, Ketua Umum KONI Kutim Rudi Hartono, Sekretaris Umum KONI Hardoni, sesepuh olahraga Kutim Sarwono Hidayat, serta para pengurus dan ketua cabang olahraga (cabor).(Yuristio)