Expresi, Bontang – Upaya Pemerintah Kota Bontang untuk menyajikan layanan publik yang lebih optimal dan inklusif memasuki babak baru. Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Bontang secara resmi mengusulkan pemindahan lokasi Mal Pelayanan Publik (MPP) ke Gedung Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Dispopar).
Langkah strategis ini diambil sebagai jawaban atas kebutuhan ruang yang semakin mendesak dan keluhan masyarakat terkait aksesibilitas.
Saat ini, MPP Bontang telah menjadi rumah bagi beragam layanan terpadu, menampung tidak hanya Organisasi Perangkat Daerah (OPD) setempat, tetapi juga BUMN, BUMD, hingga instansi vertikal penting seperti BPJS.
Pertumbuhan layanan yang kian kompleks ini membuat lokasi MPP yang sekarang, di lantai empat Pasar Tamrin, dirasa sudah tidak lagi memadai dan representatif.
Kepala DPMPTSP Bontang, Muhammad Aspiannur, menegaskan bahwa relokasi ini jauh lebih dari sekadar memindahkan alamat. Ini adalah komitmen untuk menciptakan ruang pelayanan yang benar-benar optimal.
“Kami ingin pelayanan yang bisa dijangkau semua orang, tanpa hambatan,” tegas Aspiannur pada Senin (24/11/2025). “MPP harus menjadi ruang yang nyaman dan mudah diakses oleh lansia, ibu hamil, penyandang disabilitas, dan masyarakat umum.”
Akses Sulit Jadi Keluhan Utama
Keluhan masyarakat mengenai lokasi MPP saat ini telah menjadi sorotan utama. Berada di lantai tertinggi Pasar Tamrin, akses menuju pusat layanan tersebut sering dianggap melelahkan dan menimbulkan ketidaknyamanan.
“Akses menuju lantai empat memang menjadi keluhan utama warga,” tambah Aspiannur.
Menjawab tantangan tersebut, Gedung Dispopar yang berlokasi di Jalan Jenderal Sudirman mencuat sebagai opsi terbaik. Lokasi ini dinilai memiliki potensi ruang yang cukup luas. Ruang yang lebih besar ini memungkinkan DPMPTSP untuk menata ulang area pelayanan secara efektif, sekaligus mengakomodasi seluruh layanan vertikal dalam satu pusat layanan terpadu yang sirkulasinya lebih baik.
Meskipun usulan telah diajukan, DPMPTSP Bontang kini harus bersabar menunggu kepastian. “Kami sudah ajukan opsi itu, namun masih menunggu kepastian waktu perpindahan Dispopar,” jelas Aspiannur.
Dengan relokasi ini, Pemerintah Kota Bontang berharap MPP dapat benar-benar mewujudkan fungsinya sebagai sentra layanan publik yang modern, nyaman, dan inklusif, memastikan setiap warga dapat mengakses hak layanan mereka dengan mudah dan bermartabat. (Adv)

Tinggalkan Balasan