EXPRESI.co, BONTANG – Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, memaparkan berbagai capaian dan penghargaan yang diraih Kota Bontang sepanjang tahun 2025.
Hal tersebut disampaikannya dalam Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun 2025, Senin 30 Maret 2026, di Rapat Paripurna DPRD Bontang.
Dalam penyampaiannya, Neni menekankan bahwa capaian tersebut tidak hanya berasal dari upaya pemerintah, tetapi juga berkat partisipasi aktif masyarakat, dunia usaha, serta seluruh pemangku kepentingan.
“Keberhasilan pembangunan Kota Bontang adalah bukti kerja bersama, bukan semata hasil upaya pemerintah,” ujarnya.
Ia mengungkapkan, sepanjang tahun 2025, Bontang berhasil mengoleksi sedikitnya 16 penghargaan dari pemerintah pusat, pemerintah provinsi, hingga lembaga independen.
Penghargaan tersebut mencakup berbagai sektor, mulai dari tata kelola pemerintahan, pelayanan publik, hingga pembangunan berkelanjutan.
Beberapa penghargaan yang diraih di antaranya Penghargaan Arindama untuk keberhasilan pembangunan kabupaten/kota se-Kalimantan Timur, penghargaan produk hukum berkualitas, serta apresiasi dari Persatuan Perusahaan Air Minum Seluruh Indonesia atas komitmen pembiayaan dan pengembangan layanan masyarakat.
Tak hanya itu, Bontang juga meraih Juara 1 Paritrana Award tingkat provinsi 2025 dalam mendukung program jaminan sosial ketenagakerjaan, serta penghargaan Kota Layak Anak (KLA) kategori utama.
Di bidang digitalisasi dan tata kelola, Bontang masuk dalam Top 3 Indeks Masyarakat Digital Indonesia (IMDI) nasional 2025, serta meraih predikat terbaik kedua Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) wilayah Kalimantan.
Selain itu, capaian lain yang turut dibanggakan antara lain penghargaan Baznas Awards 2025, Anugerah BKPRMI Award, penghargaan dari Kementerian Hukum dan HAM atas pembentukan pos bantuan hukum, hingga penghargaan UI Green City Metric 2025 sebagai kota paling berkelanjutan dalam bidang penataan ruang dan infrastruktur.
Bontang juga dinobatkan sebagai peringkat pertama kategori pemerintah kabupaten/kota paling informatif dalam Anugerah Keterbukaan Informasi Publik tingkat provinsi, serta meraih penghargaan dari Arsip Nasional Republik Indonesia sebagai kota terbaik ketiga dalam penyelenggaraan kearsipan.
Tak berhenti di situ, Bontang juga meraih Juara 2 Indonesia Smart Nation Award (ISNA) 2025, predikat unggul dalam Indeks Kualitas Kebijakan (IKK) Award, serta penghargaan Swasti Saba Padapa di bidang kesehatan dan sanitasi berbasis masyarakat.
Neni menegaskan, berbagai penghargaan tersebut menjadi motivasi bagi seluruh jajaran pemerintah daerah untuk terus meningkatkan kinerja dan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kita semua untuk menjaga konsistensi kinerja dan meningkatkan kualitas pelayanan pembangunan kepada masyarakat,” tutupnya. (Sal/adv)

Tinggalkan Balasan