EXPRESI.co, SAMARINDA – Debat kedua pasangan calon (paslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bontang berlangsung di Hotel Bumi Senyiur, Samarinda, Rabu (20/11/2024).

Dengan mengusung tema “Pembangunan Menuju Kawasan Industri Ideal,” debat ini menjadi momentum penting bagi paslon untuk menunjukkan visi, misi, dan program kerja kepada masyarakat.

Ketua KPU Bontang, Muzarroby Renfly, menegaskan bahwa debat ini bukan sekadar formalitas, melainkan ruang bagi paslon untuk mengadu ide dan gagasan demi kemajuan Bontang.

“Debat ini diharapkan berjalan lancar dan aman. Semoga masyarakat bisa memahami program-program yang ditawarkan masing-masing paslon,” ujarnya.

Panelis dan Perumus Pertanyaan Terpercaya
Debat ini diperkaya oleh pertanyaan dari tim panelis yang terdiri dari akademisi dan profesional berpengalaman, yaitu:

  • Riswadi, Dosen UINSI dan Direktur Lekdis Nusantara Kaltim.
  • Alfitri, Dekan Fakultas Syariah UINSI Samarinda.
  • Zamroni, Wakil Rektor 2 UINSI Samarinda.
  • Rahmawati, Koordinator Pusat Kajian IKN dan SDGs Universitas Mulawarman.
  • Muh Jamal Amin, Dosen Ilmu Pemerintahan FISIP Unmul.
  • Lili Rukitasari, Advokat dan dosen di Unijaya serta Stitek Bontang.

Selain itu, tim perumus pertanyaan melibatkan profesional dan akademisi, seperti Awang Muh Jumri Syafi’i, Murjani Zuhri, Ulfa Jamilatul Farida, Saparuddin, dan Wesley Liani Hutasoit.

Ketua panelis, Rahmawati, secara resmi menyerahkan dokumen perumusan pertanyaan kepada Ketua KPU untuk kemudian diserahkan kepada moderator debat.

Pertarungan Ide untuk Masa Depan Bontang
Debat ini menjadi ajang penting bagi paslon untuk menyampaikan solusi dan inovasi yang dapat membawa Bontang menjadi kawasan industri yang ideal.

“Kami ingin Pilkada Bontang berjalan damai, aman, dan kondusif hingga hari pemilihan nanti,” tutup Muzarroby Renfly. (*)