EXPRESI.co, BONTANG — Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Bontang berencana mengaktifkan kembali layanan yang sedang ditutup bila staf mereka mencukupi. Mereka menilai hal tersebut cukup dibutuhkan dan bisa meningkatkan kepuasan publik terhadap kinerja DPM-PTSP Bontang.
Kepala DPM-PTSP Bontang, Muhammad Aspiannur melalui Penata Perizinan Ahli Muda Idrus mengatakan, ada dua layanan atau program yang sementara dihentikan yakni pelayanan malam dan hari Sabtu di MPP Pasar Taman Rawa Indah.
“Sementara ini dua layanan itu kami hentikan dulu. Secara SDM kami masih sangat terbatas,” kata Idrus ketika ditemui di kantornya, Jalan Awang Long, belum lama ini.
Dia menjelaskan, sebelumnya mereka punya layanan malam yang dilaksanakan di kantor DPM-PTSP, Jalan Awang Long, saban Selasa dan Kamis. Kemudian, ada juga pelayanan Sabtu dibuka pukul 08.00-16.00 Wita.
Layanan yang dibuka pada 2022 lalu itu disetop lantaran kekurangan staf. Diketahui, belum lama ini DPM-PTSP mesti merotasi 38 stafnya ke OPD lain, belakangan mereka baru ketambahan 8 staf. Ini dinilai masih kurang, karena idealnya, berdasar beban kerja DPM-PTSP, mereka masih membutuhkan 10 staf lagi.
“Sedang diusulkan, semoga bisa bertambah dan sesuai kebutuhah. Kalau SDM mencukupi, semoga yang tutup itu bisa kami buka lagi,” kata Idrus.
Dia menegaskan, DPM-PTSP selalu berkomitmen memberi pelayanan terbaik kepada publik. Sebabnya, program atau layanan yang bisa meningkatkan kepuasan publik memang layak diperjuangkan.
“Tapi dengan staf terbatas, kami tetap berupaya beri pelayanan terbaik. Ke depan, dengan tambahan staf baru, insha Allah, pelayanan kami bisa makin baik lagi,” tandasnya. (Adv)

Tinggalkan Balasan