EXPRESI.co, BONTANG — Badan Gizi Nasional (BGN) wilayah Bontang mengimbau mitra dapur tidak menggunakan menu instan, seperti mie, sosis, dan nugget untuk menu Makanan Bergizi Gratis (MBG).
Pun demikian, BGN Bontang masih memberi kesempatan mitra dapur memakai menu tersebut. Dengan catatan disajikan melalui olahan tersendiri yang dipastikan kesehatannya.
Koordinator BGN wilayah Bontang, Surya Dwi Saputra menyampaikan anjuran tersebut merupakan hasil dari pertimbangan para ahli di BGN sendiri.
“Kami imbau memang tidak menggunakannya” ucapnya saat dihubungi Expresi Senin, 3 November 2025.
Toleransi penggunaan makanan instan menu MBG mempertimbangkan ketersediaan bahan baku yang ada di penyuplai lokal yang mungkin terbatas.
Selain itu, olahan menu instans sendiri dinilai lebih bisa memastikan proses tahapan penyajian makanan instan yang sehat dan higenis.
“Kalau diolah sendiri bisa diawasi prosesnya,” ucapnya.
Diberitakan sebelumnya, salah seorang ahli gizi Indonesia, Muhammad Rizal mengingatkan pemerintah pusat berhati-hati dalam menyajikan menu pada program MBG.
Mengingat anak-anak saat ini lebih cenderung menyukai ultra processed food (UPF) seperti camilan kemasan, permen, makanan tinggi gula, garam, serta lemak. (Labib)

Tinggalkan Balasan