EXPRESI.co, BONTANG – Wali Kota Neni Moerniaeni mendorong masyarakat Kota Bontang, khususnya ibu rumah tangga, agar cermat memanfaatkan media sosial.

Menurutnya, di tengah masifnya perkembangan teknologi digital, perempuan harus semakin berdaya dan mampu memanfaatkan peluang ekonomi melalui platform online.

Dalam kesempatan itu, Neni mencontohkan Mira Hayati yang sempat ramai diperbincangkan publik. Terlepas dari kasus hukum yang menyertainya, Neni menilai Mira berhasil memanfaatkan teknologi untuk membangun bisnis.

“Dia itu orang Bontang. Waktu Covid memanfaatkan media online, TikTok, untuk memasarkan kosmetik,” ujar Neni saat membuka kegiatan pembinaan Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) swasta Kota Bontang di Pendopo Rumah Jabatan Wali Kota, Selasa 12 Mei 2026.

Wali Kota Bontang ini berharap pengelola LPK juga mampu mengambil langkah serupa dalam memanfaatkan teknologi digital untuk promosi maupun pengembangan usaha.

“Jadi bikin semua media online-nya, lalu sampaikan pelatihan-pelatihannya. Kan bagus tuh dilihat. Bahkan itu bisa menghasilkan uang lewat affiliate, lalu nanti kerja sama Shopee,” jelasnya.

Ia menyebutkan, saat ini terdapat 63 LPK di Bontang dan sebagian besar dikelola oleh perempuan.

Karena itu, dirinya mendorong para pengelola agar dapat semakin mandiri dengan mengoptimalkan seluruh potensi yang dimiliki, termasuk melalui pemanfaatan media sosial.

Selain menjadi sarana promosi, media sosial juga dinilai mampu membuka peluang usaha baru dan memperluas jaringan pemasaran produk maupun jasa pelatihan kerja. (Sal/adv)