EXPRESI.co, KUTIM – Di tengah kebijakan efisiensi anggaran yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Program Beasiswa Kutim Tuntas justru tetap dipertahankan tanpa pengurangan pada 2026. Program ini menjadi salah satu prioritas yang tidak tersentuh penyesuaian anggaran.
Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setkab Kutim, Norhadi, menegaskan alokasi anggaran beasiswa unggulan tersebut tetap aman, meski sejumlah sektor lain mengalami pengurangan.
”Tidak ada perubahan untuk di Kutim Tuntas. Kalau yang lain pasti ada dikurangi. Tapi di Kutim Tuntas, alhamdulillah aman,” ujar Norhadi, Jumat 24 April 2026.
Keputusan mempertahankan program ini bukan tanpa alasan. Beasiswa Kutim Tuntas dinilai memberikan dampak langsung terhadap peningkatan akses pendidikan masyarakat.
Berdasarkan data tahun 2025, program ini menjangkau 331 mahasiswa jenjang S1 hingga S2 dengan bantuan sekitar Rp10 juta per orang.
Selain itu, Beasiswa Stimulan mahasiswa diberikan kepada 848 penerima dengan nominal Rp6 juta untuk S1 dan Rp10 juta untuk S2. Sementara Beasiswa Stimulan pelajar menyasar 2.565 siswa SMA dengan bantuan masing-masing Rp2,5 juta.
Di balik besarnya jangkauan program, pemerintah menghadapi tantangan meningkatnya jumlah pendaftar setiap tahun. Hal ini membuat proses seleksi harus dilakukan lebih ketat agar bantuan tepat sasaran.
”Kami akan melakukan sharing data. Jika ditemukan double, salah satu harus dihapus atau dipilih,” tegasnya.
Untuk tahun 2026, pendaftaran Beasiswa Kutim Tuntas dijadwalkan dibuka pada Mei mendatang. Saat ini, pemerintah masih mematangkan sejumlah persiapan teknis dan administratif, termasuk penyempurnaan sistem pendaftaran berbasis daring.
Program ini juga terbuka bagi mahasiswa asal Kutim yang menempuh pendidikan di luar daerah, selama memiliki KTP Kutim. Pemerintah berharap para penerima dapat kembali dan berkontribusi dalam pembangunan daerah.
”Harapan kami mereka kembali ke Kutim, bersama- sama membangun daerah agar lebih maju dan bermartabat,” kata Norhadi.
Di sisi lain, kendala teknis masih menjadi perhatian, terutama pada sistem website yang masih terintegrasi dengan infrastruktur Kaltim Tuntas. Perbaikan terus dilakukan agar proses pendaftaran dan verifikasi berjalan lancar.
Masyarakat pun diminta bersabar menunggu pengumuman resmi pembukaan pendaftaran dalam waktu dekat.
”Sebentar lagi kami akan buka link untuk mendaftar Kutum tuntas. Insyaallah dalam waktu dekat. Kami perlu prosedur,” pungkasnya.(Yuristio)

Tinggalkan Balasan