EXPRESI.co, BONTANG – Babak final Lomba Cerdas Cermat Semarak Demokrasi bertema “Merawat Partisipasi, Membangun Negeri” yang digelar Bawaslu Kota Bontang kembali membuka ruang baru bagi pendidikan demokrasi di kalangan pelajar. Digelar di BPU Kecamatan Bontang Selatan, Rabu (12/11/2025), acara ini berlangsung meriah sekaligus menjadi puncak rangkaian kompetisi edukatif yang telah menarik antusiasme siswa dari berbagai sekolah menengah.

Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua dan Anggota Bawaslu Bontang, perwakilan Badan Kesbangpol, Anggota KPU Bontang, para dewan juri, guru pendamping, serta tamu undangan yang turut menyaksikan semangat para peserta dalam menguji pengetahuan seputar kepemiluan, demokrasi, dan isu kebangsaan.

Tiga tim terbaik, yaknu SMA YPVDP, SMAN 2, dan SMA IT DHBS berhasil melaju ke babak final setelah melewati seleksi ketat dari tiga sesi penyisihan. Sejak tahap awal, kompetisi telah mempertemukan sekolah-sekolah seperti SMA YPVDP, SMKN 1, SMKN 3, SMA YPK, SMK YKPP, SMAN 2, SMK Nusantara, hingga SMA IT DHBS, SMA Monamas, SMK YP Rigomasi, SMA IT Yabis, dan MAN Bontang.

Di babak final yang dipandu Dwi Rahmawati, serta para juri Vera Agusyani, Naufal Alifiah, serta Ketua Bawaslu Bontang Aldy Artrian mengawal jalannya perlombaan dengan objektif.

Persaingan berlangsung ketat dan penuh sportivitas sebelum akhirnya SMA YPVDP dinobatkan sebagai juara pertama. Disusul SMA IT DHBS di posisi kedua dan SMAN 2 sebagai juara ketiga. Penyerahan hadiah akan dilakukan pada acara puncak sosialisasi Bawaslu, 16 November 2025 mendatang.

Melalui kegiatan ini, Bawaslu Kota Bontang mempertegas komitmennya membangun generasi muda yang kritis, berintegritas, dan peduli terhadap proses demokrasi di Indonesia bahwa pengawasan pemilu bukan hanya tugas lembaga, tetapi juga ruang partisipasi bagi seluruh warga, termasuk para pelajar.

Ketua Bawaslu Bontang, Aldy Artrian, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar kompetisi, tetapi bagian dari upaya menumbuhkan kesadaran demokrasi dan pengawasan partisipatif sejak dini.

“Semangat para siswa membuktikan bahwa pendidikan demokrasi di sekolah berjalan baik. Kami berharap kegiatan seperti ini terus menjadi ruang pembelajaran agar generasi muda memahami pentingnya berpartisipasi dan ikut mengawasi jalannya demokrasi,” ujarnya.

Para guru pendamping juga memberikan apresiasi. Mereka menilai Cerdas Cermat Semarak Demokrasi memberikan pengalaman berharga bagi siswa, memperluas wawasan tentang sistem demokrasi, hingga menumbuhkan rasa tanggung jawab sebagai generasi penerus. (*)