EXPRESI.co, BONTANG – Pemerintah Kota Bontang melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Bontang berupaya mengoptimalisasi Pendapatan Asli Daeah (PAD).

Ada 2 program yang akan dilaksanakan, antara lain Jemput Bola (Jebol) dan Bapenda Mengajar terhadap wajib pajak.

Menjelang pelaksanaan program itu, Bapenda Kota Bontang menggelar rapat persiapan guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan optimal dan tepat sasaran.

Kepala Bapenda Natalia Trisnawati, menyebut rapat ini menjadi momentum penyamaan persepsi lintas tim, mulai dari teknis pelayanan di lapangan hingga materi edukasi.

Ia menegaskan, kehadiran Bapenda harus benar-benar dirasakan masyarakat, bukan hanya sebagai pemungut pajak, namun juga andil sebagai mitra edukatif yang memberikan pemahaman dan kemudahan layanan.

“Jangan sekadar hadir, tapi pastikan kita memberi solusi,” tegasnya.

Ia menerangkan, program Jemput bola adalah bentuk komitmen pemerintah dalam mendekatkan pelayanan.

Sementara Bapenda Mengajar adalah upaya membangun kesadaran pajak dari sisi edukasi.

Informasinya, agenda ini akan dijalankan sejak 15 kelurahan se-Kota Bontang pada 13 April hingga 7 Mei 2026, kepada wajib pajak.

Selain pelayanan administrasi, kegiatan ini juga direncanakan menghadirkan sosialisasi terkait jenis-jenis pajak daerah, tata cara pembayaran, pemanfaatan layanan digital, hingga edukasi mengenai kontribusi pajak terhadap pembangunan infrastruktur, pendidikan, kesehatan, dan pelayanan publik di Kota Bontang.

Program ini juga diharapkan dapat meningkatkan kepatuhan wajib pajak, memperluas basis penerimaan daerah, serta mendukung target PAD Kota Bontang pada 2026.

Natalia berharap, dengan persiapan yang matang dan sinergi seluruh tim, program tersebut dapat berjalan maksimal dan semakin memperkuat kontribusi masyarakat terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah Kota Bontang. (Sal/adv)