EXPRESI.co, BONTANG — Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Satu Pintu (DPM-PTSP) Kota Bontang Muhammad Aspiannur akhir-akhir ini melakukan komunikasi dengan berbagai pihak dalam upaya meningkatkan investasi.
Beberapa waktu lalu Aspiannur bertemu dengan Ketua Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN) Kota Bontang, Amdiadi, untuk membahas peluang investasi di Kota Taman.
Dalam pertemuannya dengan Amriadi, Aspiannur meminta agar data terkait perdagangan dan industri disajikan. Tak hanya itu, DPM-PTSP juga meminta masukan dari KADIN.
“Kemarin sudah ketemu dengan Kadin Bontang. Kami kasi tau juga. Mereka kan juga punya data. Jadi bisa juga kasi masukan ke kami,” ucap Aspiannur saat ditemui Selasa (23/7/2024).
Lebih lanjut dia menyampaikan saat ia baru saja dilantik jadi Kepala DPM-PTSP, KADIN menyarankan untuk komunikasi langsung dengan KADIN Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) mengenai peluang-peluang yang ada.
Waktu itu mereka mendengar kabar bakal ada investor asal China yang akan berkunjung ke Kota Bontang.
“Saat saya baru-baru masuk kemarin, kita ketemu (KADIN Bontang). Akhirnya kita dihubungkan ke KADIN Provinsi. Kebetulan teman saya juga kan. Waktu itu ada investor dari China yang datang. Dia itu mau kunjungan Bontang sebenarnya,” ucapnya.
Namun nyatanya janjian untuk bertemu itu ada kendala. Investor tidak bisa hadir karena ada kunjungan langsung ke Sungapore.
“H min satunya nelpon. Katanya waktu mepet jadi ketemunya sama PTSP Provinsi aja. Setelah itu mereka (investor) langsung ke Singapore. Padahal hari keduanya mereka rencana ke sini,” terangnya.
Lebih jauh Aspiannur mengatakan sebenarnya peluang seperti harus dijemput segera. Kalau tidak begitu, maka Kota Bontang tidak akan ramai investasi.
“Kami rencana mau ketemu Andi Harun. Tapi ndak enak. Makanya kami nunggu aja. Nahh peluang-peluang begitu yang harus kita cari. Jemput bola kan. Kalau ndk begitu yaaa mungkin susah,” pungkasnya. (Adv)

Tinggalkan Balasan