EXPRESI.co, BONTANG – Puluhan pendukung pasangan calon Wali Kota Bontang, Basri Rase-Chusnul Dhihin, yang tergabung dalam gerakan Independen Muda, menggelar aksi simpatik dengan membagikan 1.000 bunga kepada pengendara di simpang RS Amalia Bontang, Minggu sore (20/10/2024). Aksi ini sebagai simbol ajakan untuk menciptakan Pilkada yang damai.

Fadhil KJ, pembina Independen Muda menjelaskan, aksi ini merupakan wujud nyata anak muda Bontang yang ingin menjadi garda terdepan dalam meningkatkan kesadaran politik serta menjaga suasana demokrasi yang kondusif.

“Kami ingin menunjukkan bahwa generasi muda Bontang bisa berperan aktif dalam proses demokrasi dan tidak bersikap apatis terhadap politik,” ujar Fadhil.

Menurutnya, partisipasi pemuda dalam Pilkada kali ini meningkat signifikan dibandingkan periode sebelumnya, dan kepedulian mereka terhadap politik sangat penting untuk masa depan daerah, bangsa dan negara.

Katanya, keterlibatan anak muda dalam Pilkada adalah kunci untuk menjaga masa depan Bontang. Namun, rendahnya pengetahuan tentang demokrasi masih menjadi tantangan. “Dan bisa membuat mereka rentan terhadap praktik politik uang,” ujarnya.

Fadhil menyebut, penting bagi generasi milenial dan Gen Z untuk lebih sadar politik, karena mereka memiliki potensi besar dalam menjaga nilai-nilai toleransi dan integritas dalam proses demokrasi.

“Pemilu harus dipahami sebagai sarana mempererat persatuan, bukan perpecahan,” tambahnya.

Sebagai generasi yang melek teknologi, Fadhil yakin kaum muda Bontang mampu menyaring informasi dengan baik, menjauhkan diri dari hoaks dan ujaran kebencian.

“Kami sudah mendeklarasikan bahwa pemuda Bontang siap mengawal Pilkada, menjaga kedamaian, dan mencegah segala bentuk kecurangan yang bisa merusak demokrasi,” tegas Fadhil. (*)