EXPRESI.co, BONTANG — Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kota Bontang memastikan sudah memasang saluran air dan listrik di gedung Rumah Kreatif Milenial (RKM).
Kepala Dinas PUPR, Edy Prabowo mengatakan, pihaknya juga mengecat ulang di bagian anak tangga gedung RKM.
Ternyata serah terima gedung kepada Dinas Pemuda, Olahraga, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Dispopar-Ekraf) sejak bulan Juni 2025.
“Untuk gedung sudah (serah terima) bulan juni kemarin.” tulisnya singkat saat dihubungi via WhatsApp, Rabu 31 Desember 2025.
Klarifikasi Dispopopar-Ekraf Bontang
Pada 28 Oktober 2025, Sekertaris Dispopar-Ekraf Kota Bontang, Rita Atin Widiarti membeberkan terkait status gedung RKM. Katanya belum diserahterimakan.
Rita menyampaikan pihaknya belum tanda tangan serah terima terkait status tanggung jawanb pengelolaan RKM.
“Belum diserahkan karena ada beberapa yang rusak,” ungkap Rita saat ditemui di ruangannya, Selasa 28 Oktober 2025 lalu.
Plt Kepala Dinas Dispopar-Ekraf, Dasuki memberikan klarifikasi terbaru mengenai kejelasan status gedung RKM yang digadang menjadi ruang kreatif generasi muda Bontang itu.
“Ternyata serah terima sudah dilakukan,” ungkapnya saat dihubungi Expresi, Rabu 31 Desember 2025.
Dasuki menerangkan, penandatanganan serah terima pada masa Kadis Dispopar Ekraf sebelumnya, Rafidah.
Ia mengaku belum mengetahui pasti update terbaru mengenai persoalan perbaikan gedung RKM dari Dinas PUPR Kota Bontang.
“Belum tahu harus dirapatkan dulu,” ucapnya.
Dasuki menegaskan pihaknya menyatakan kesiapan mengelola dan mengembangkan aset gedung RKM. Ia mengklaim telah mempersiapkan kelembagaan dan kegiatan RKM ke depan.
“Pada intinya Dispoparekraf siap mengelola (RKM),” pungkasnya.
Dewan Bontang Soroti Gedung RKM
Beberapa bulan lalu, Komisi C DPRD Bontang kritik perencanaan pembangunan Rumah Kreatif Milenial (RKM), Senin, 27 Oktober 2025.
Anggota Komisi C DPRD, Muhammad Sahib menyampaikan kondisi gedung yang menghabiskan uang sebesar Ro4,9 Miliar itu sangat memprihatinkan. Karena rusak sebelum dimanfaatkan.
“Belum digunakan sudah bolong plafonnya. Belum dikreasikan, tapi sudah rusak,” ucapnya di sela-sela sidak proyek pembangunan lapangan mini soccer. (Labib)

Tinggalkan Balasan